Tingkatkan Akuntabilitas dan Kelola Kas Tanpa Ribet, KKN-T 74 Undip Dampingi Ibu-Ibu PKK Purwosari Lewat Pembukuan Digital Praktis

waktu baca 3 menit
Minggu, 12 Jul 2026 20:30 9 jatengvox

Jatengvox.com – Pencatatan kas dan administrasi keuangan merupakan salah satu roda penggerak penting dalam keberlangsungan kegiatan organisasi kemasyarakatan di tingkat rukun tetangga dan kelurahan.

Namun, proses pembukuan yang masih dilakukan secara manual dan konvensional kerap kali menghadapi kendala, mulai dari risiko buku catatan yang rusak, hilang, hingga proses rekapitulasi yang memakan banyak waktu.

Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 74 Universitas Diponegoro melaksanakan program sosial kemasyarakatan berupa edukasi dan pendampingan pembukuan kas organisasi bagi ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Program ini bertujuan untuk membantu pengurus PKK menerapkan tata kelola keuangan yang rapi, transparan, dan akuntabel secara mandiri.

Kegiatan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, yang dipandu langsung oleh Bica, pelaksana program sosial kemasyarakatan sekaligus Ketua Kelompok 2 Tim KKN-T 74 Undip.

Dalam sesi ini, Bica merancang silabus dan modul pembukuan kas praktis serta bertindak sebagai edukator utama yang memandu jalannya praktik pencatatan keuangan secara interaktif.

Baca juga:  BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Layani Pengunjung Mall dan Nasabah Umum Melalui Weekend Banking

Sesi edukasi diawali dengan diskusi bersama para pengurus dan bendahara PKK seputar kendala yang sering dialami selama mengelola uang kas organisasi.

Dari diskusi tersebut terungkap bahwa pencatatan selama ini masih mengandalkan buku tulis biasa dengan format yang belum terstandarisasi.

“Iya, biasanya dicatat pakai buku, tapi kadang sobek atau hilang,” tutur salah satu pengurus PKK.

Hal senada juga diungkapkan oleh bendahara PKK setempat yang mengaku sering kesulitan saat menyusun laporan bulanan.

“Saya tuh tidak tahu yang harusnya ditulis apa saja, Mbak, jadi seadanya kami saja. Paling kalau ada yang setor uang kas baru kami catat, dan pengeluaran juga dicatat di halaman terpisah. Kadang pusing bolak-balik halaman kalau lagi rekap bulanan,” ujarnya.

Baca juga:  Ajak Siswa Peduli Lingkungan dan Kenal Dunia Kapal, Mahasiswa KKN-R Undip Gelar Edukasi Interaktif di SDN 2 Bulakpelem

Berangkat dari permasalahan tersebut, pendampingan diarahkan pada pengenalan template pembukuan sederhana berbasis Microsoft Excel yang telah disesuaikan dengan kebutuhan kas organisasi PKK.

Format yang dirancang dibuat seringkas mungkin agar mudah dioperasikan, meskipun oleh warga yang belum terbiasa dengan teknologi digital rumit.

Bica menjelaskan bahwa digitalisasi administrasi ini hadir untuk mempermudah tugas pengurus tanpa membebani mereka.

“Saya melihat bahwa pekerjaan bendahara PKK dapat menjadi lebih mudah jika diintegrasikan dengan teknologi digital yang sederhana. Saya mengerti bahwa warga desa bukanlah golongan yang digital savvy, jadi saya coba buat template sederhana untuk membantu pencatatan kas organisasi PKK sekaligus memberikan edukasi dan pendampingan bagaimana cara menyusunnya,” jelas Bica.

Ia menambahkan, otomatisasi rumus pada template tersebut juga meminimalisasi risiko salah hitung.

“Harapannya, tidak akan ada lagi masalah buku robek atau hilang, serta bendahara PKK bisa lebih mudah merekap jumlah kas karena sudah terotomatisasi. Selain itu, bendahara juga dapat mencatat pemasukan kapan saja lewat gawai jika ada ibu-ibu yang ingin membayar kas tanpa khawatir bukunya tidak terbawa,” imbuhnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Edukasi Ibu-Ibu PKK Desa Sobokerto tentang Pentingnya Keamanan Digital

Selama sesi pendampingan, para ibu PKK diajak mempraktikkan langsung alur pencatatan mulai dari penerimaan iuran warga, pencatatan pos pengeluaran kegiatan, hingga melihat otomatisasi saldo akhir.

Pendampingan teknis secara tatap muka ini memastikan pengurus dapat memahami logika pembukuan dengan jelas dan siap menyelesaikan kendala administrasi di masa mendatang.

Inisiatif program ini disambut dengan antusias oleh para peserta dan pengurus lingkungan setempat.

“Terima kasih teman-teman KKN, programnya sangat bermanfaat bagi kami,” ungkap Ibu RT 03  RW 03 Kelurahan Purwosari.

Kegiatan sosial kemasyarakatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN-T 74 Undip dalam memberdayakan komunitas lokal melalui solusi praktis dan tepat guna, sehingga tata kelola administrasi organisasi PKK Purwosari dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.

 

 

Penulis: Bica, Ketua Kelompok 2 Tim KKN-T 74 Universitas Diponegoro, Kelurahan Purwosari

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA