Penyerahan bantuan donasi dari masyarakat Desa Pasir oleh perwakilan mahasiswa KKN Reguler 86 UIN Walisongo Semarang Posko 14 kepada perwakilan keluarga korban kebakaran Jatengvox.com – Musibah kebakaran yang menimpa salah satu warga Desa Pasir tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga mengetuk hati banyak pihak untuk bergerak bersama.
Berangkat dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Pemerintah Desa Pasir, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Paguyuban Keluarga Pasir se-Dunia (PKPD), Banom NU Desa Pasir, Mahasiswa KKN Reguler 86 UIN Walisongo Semarang Posko 14, serta masyarakat setempat bersatu menggelar aksi penggalangan donasi guna membantu meringankan beban keluarga yang terdampak
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan selama empat hari, yaitu pada 31 Mei, 1 Juni, 2 Juni, dan 4 Juni 2026. Tidak hanya berpusat di satu lokasi, seluruh unsur yang terlibat turun langsung menyusuri enam RW di Desa Pasir untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan solidaritas ini.
Dengan metode dari rumah ke rumah, mereka menyapa warga secara langsung sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi membantu sesama.
Langkah demi langkah menyusuri jalan-jalan desa menjadi gambaran nyata bagaimana semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Sambutan hangat dari warga terlihat di setiap RW yang dikunjungi.
Tanpa paksaan, masyarakat dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk empati kepada keluarga korban. Kehadiran berbagai elemen desa dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa ketika musibah datang, masyarakat Desa Pasir mampu bersatu dan saling menguatkan.
Bagi Mahasiswa KKN Reguler 86 UIN Walisongo Semarang, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya membantu proses penggalangan donasi, mereka juga belajar secara langsung tentang arti solidaritas, kepedulian, dan pentingnya membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung memberikan pelajaran bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Di sisi lain, keterlibatan Pemerintah Desa Pasir, BPD, PKPD, dan Banom NU Desa Pasir menunjukkan kuatnya sinergi antar lembaga dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun kepedulian sosial.
Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat akan lebih efektif ketika dilakukan secara bersama-sama.
Tidak hanya berhasil menghimpun bantuan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarelemen masyarakat dan memperkuat nilai persaudaraan yang telah lama tumbuh di Desa Pasir.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026) melalui penyerahan donasi kepada keluarga korban kebakaran. Acara tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Pasir, BPD, PKPD, Banom NU Desa Pasir, Mahasiswa KKN Reguler 86 UIN Walisongo Semarang Posko 14, serta perwakilan masyarakat.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, bantuan yang telah terkumpul diserahkan sebagai wujud nyata dukungan moral dan material kepada keluarga yang terdampak musibah.
Perwakilan keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi penyemangat untuk bangkit kembali setelah musibah yang dialami.
Dukungan yang datang dari berbagai kalangan membuat keluarga merasa tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Desa Pasir.
Di balik musibah yang terjadi, hadir kebersamaan yang mampu menghadirkan harapan. Melalui aksi sederhana namun penuh makna ini, masyarakat menunjukkan bahwa ketika berbagai elemen bersatu, bantuan yang terkumpul bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya solidaritas dan rasa kemanusiaan.
Tidak ada komentar