Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 9 dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar kegiatan Sahur on The Road pada Minggu, 22 Februari 2026, menjelang waktu sahur di Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Program ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan pada dini hari dengan menyasar warga yang masih beraktivitas, petugas ronda malam, serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah desa.
Para mahasiswa membagikan paket menu sahur secara langsung sebagai bentuk empati dan solidaritas.
Dengan penuh semangat, mahasiswa menyusuri sejumlah titik desa, menyapa warga, dan menyerahkan paket makanan sahur agar dapat dinikmati sebelum waktu imsak.
Koordinator kegiatan, Bela Amara, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Sahur on The Road bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin Ramadan ini menjadi momentum untuk saling menguatkan dan menebarkan manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan pada waktu dini hari justru menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi seluruh anggota kelompok.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama terlaksananya program tersebut dengan lancar.
Setelah rangkaian pembagian menu sahur selesai, mahasiswa KKN melaksanakan sahur bersama dalam satu kelompok.
Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat solidaritas internal, memperkuat komunikasi, serta melakukan refleksi singkat atas kegiatan yang telah dijalankan selama masa pengabdian di Desa Leyangan.
Kebersamaan sederhana itu menjadi penguat komitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat.
Kegiatan Sahur on The Road mendapat respons positif dari warga. Sejumlah masyarakat mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang dinilai mampu menghadirkan energi positif di tengah suasana Ramadan.
Kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya memberikan bantuan secara fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kedekatan emosional antara generasi muda dan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 9 menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang sarat makna.
Ramadan menjadi ruang aktualisasi nilai empati, kepedulian, dan solidaritas sosial. Diharapkan, semangat berbagi yang telah ditanamkan melalui program ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang lebih peduli dan harmonis.
Editor : Murni A














