Pulihkan Korban Banjir dan Longsor, Kemensos Fokus pada Kebutuhan Dasar Warga

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bantuan sosial selalu disiapkan untuk menghadapi berbagai situasi darurat, baik bencana alam maupun nonalam.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan, langkah cepat dalam penyaluran bantuan menjadi bagian penting dari upaya perlindungan dan rehabilitasi sosial bagi masyarakat yang menjadi korban.

Saifullah Yusuf menuturkan, setiap kali terjadi bencana, Kemensos bersama instansi terkait langsung bergerak menuju lokasi terdampak.

Tujuannya, memastikan kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi tanpa harus menunggu lama.

“Tentu bantuan sosial disiapkan ya, untuk bencana alam maupun bencana nonalam. Kita menyalurkan sangat banyak sekali dalam rangka perlindungan sosial dan rehabilitasi sosial ketika terjadi bencana,” ujarnya di Jakarta, pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Baca juga:  Warga Dusun Surak dan Mahasiswa KKN Gotong Royong Bangun Talut di Area Makam

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti makanan, sandang, dan air bersih, serta perlengkapan darurat seperti tenda dan genset.

Tak hanya itu, layanan dukungan psikososial juga diberikan bagi warga yang mengalami trauma akibat bencana.

Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Kami selalu berkoordinasi dengan pemda dan lembaga terkait untuk memastikan bantuan bisa diterima warga yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Langkah cepat Kemensos ini menjadi krusial di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/10/2025).

Baca juga:  Pembuatan Gantungan Kunci Resin dari Sampah Bekas Jajan, Wujud Kreativitas Mahasiswa dan Warga dalam Mengurangi Limbah Plastik

Sebanyak 1.873 jiwa dari 626 kepala keluarga dilaporkan terdampak dan sebagian besar harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Manajer Pusdalops BPBD Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan bahwa bencana tersebut melanda enam kampung yang tersebar di beberapa desa.

“Banjir melanda Desa Cikahuripan, Karangpapak, Cisolok, Wangunreja, dan Cikelat. Sedangkan longsor terjadi di Desa Sukarame dan Wangun Sari,” tuturnya.

Daeng menambahkan, kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi tenda, alat kebersihan, sandang pangan, air bersih, serta peralatan penunjang seperti genset dan pompa air (alkon).

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Ikut Bantu Posyandu Lansia dan Balita di RW 2 Desa Watuagung

“Kami terus berupaya menyalurkan kebutuhan pokok bagi para pengungsi agar kondisi mereka tetap terjaga,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru