Program SPAM Jateng Hadirkan Air Bersih bagi Warga Talunombo Wonosobo

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bantuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membawa perubahan besar bagi warga Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo.

Setelah puluhan tahun mengalami kesulitan air bersih, kini lebih dari 600 kepala keluarga di desa tersebut menikmati air yang mengalir langsung ke rumah.

Salah satu warga, Sukamto, mengaku lega karena tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mengambil air. Kini, cukup memutar kran, air bersih sudah tersedia setiap saat.

“Sekarang air mudah dan melimpah. Setelah ada bantuan dari Pak Gubernur Jawa Tengah, air sudah sampai ke rumah,” katanya, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Kelompok 31 UPGRIS Gelar Pelatihan Coding di SDN 2 Jatijajar

Sebelum adanya SPAM, warga Talunombo harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer untuk mengambil air di tuk (sumber mata air) yang berada di desa sebelah. Aktivitas tersebut dilakukan secara bergantian dalam kelompok agar lebih ringan.

“Kalau sendiri berat, jadi kami biasa bikin kelompok,” ujarnya.

Selain waktu dan tenaga, biaya untuk mendapatkan air pun cukup besar. Rata-rata warga mengeluarkan sekitar Rp30 ribu per bulan. Namun, setelah SPAM beroperasi, biaya itu turun drastis menjadi sekitar Rp5 ribu per bulan.

Kepala Dusun Talunombo, Eko Prasetyawan, menyebut, program SPAM tidak hanya memudahkan warga memperoleh air bersih, tetapi juga mendukung upaya pencegahan stunting di wilayahnya.

Baca juga:  Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Pengentasan Kemiskinan di Jawa Tengah

“Air yang bersih sangat membantu meningkatkan kesehatan keluarga dan mendukung program penurunan stunting,” terangnya.

Lebih lanjut, Eko mengatakan bahwa kemudahan akses air bersih juga mendukung pengembangan potensi lokal. Talunombo kini menjadi desa wisata rintisan dengan kegiatan pertanian, perkebunan, hingga pengelolaan batik dan sampah.

“Ketersediaan air bersih membuat aktivitas warga dan wisata berjalan lebih baik,” tambahnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono, menjelaskan bahwa pembangunan SPAM merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting.

Baca juga:  Pelayanan Publik Jawa Tengah Tetap Normal Meski Aksi Demo Merebak, Sekda hingga Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Gangguan

“Desa Talunombo menjadi salah satu wilayah prioritas karena masih kesulitan air bersih. Dengan SPAM ini, lebih dari 600 kepala keluarga kini bisa menikmati air langsung di rumah,” katanya.

Hanung menambahkan, SPAM di desa tersebut memanfaatkan potensi sumber air hingga 30 meter kubik per hari, cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga.

Pada tahun 2025, Pemprov Jawa Tengah telah membangun 24 titik SPAM di berbagai kabupaten, dan menargetkan tambahan enam titik lagi melalui anggaran perubahan.

“Total akan ada 30 titik SPAM yang dibangun tahun ini di wilayah yang membutuhkan,” pungkasnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru