Polrestabes Semarang Gencarkan Pencegahan Pelajar Ikut Aksi Anarkis

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Polrestabes Semarang mengambil langkah preventif untuk memastikan pelajar tidak terjebak dalam aksi unjuk rasa yang bersifat anarkis.

Langkah ini dilakukan melalui pendekatan langsung di lingkungan sekolah, guna membekali siswa dengan pemahaman yang lebih bijak dalam menyikapi informasi dan situasi sosial.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, menegaskan bahwa pendekatan ini bersifat preventif.

“Polisi sahabat anak bersifat preventif, kami melakukan pencegahan. Tujuannya agar pelajar tidak ikut-ikutan dalam aksi anarkis,” ujarnya pada Senin, 22 September 2025.

Dalam implementasinya, pihak kepolisian bekerja sama dengan guru-guru untuk memberikan imbauan kepada murid.

Baca juga:  Kemkomdigi Kaji Wacana Satu Akun Medsos per Warga, Efektif Tangkal Hoaks?

Siswa diajak agar lebih berhati-hati dan kritis terhadap informasi yang beredar. Kombes Syahduddi menambahkan, pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pelajar agar tidak mudah terprovokasi atau terdorong mengikuti tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Selain langkah di sekolah, pihak kepolisian juga mengawasi konten di media sosial yang berpotensi memicu kerusuhan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Dwi Subagia, menyebutkan pihaknya masih menelusuri akun-akun yang diduga menyebarkan provokasi serta mengajak kerusuhan.

“Platform media sosial TikTok diduga sering digunakan untuk menyebar provokasi dan mengundang massa,” ujarnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 22 Tanamkan Nilai Anti-Perundungan dan Bijak Bersosial Media di Sekolah Dasar se-Desa Ngabean

Ia menekankan pentingnya masyarakat tetap bijak dalam menggunakan media sosial, dengan memverifikasi setiap informasi sebelum dibagikan.

Menurut data yang dimiliki Polda Jateng, terdapat 31 laporan polisi terkait kasus ini. Polisi juga bekerja sama dengan Bareskrim untuk menelusuri sumber pendanaan aksi tersebut, memastikan seluruh rantai yang berpotensi memicu kerusuhan bisa ditangani secara hukum.

Upaya preventif yang dilakukan Polrestabes Semarang menekankan pentingnya edukasi bagi pelajar dan peran aktif guru serta orang tua.

Kombes Pol M. Syahduddi berharap, dengan pendekatan ini, pelajar dapat lebih waspada, bijak, dan terhindar dari dampak negatif aksi anarkis yang dapat merugikan banyak pihak.

Baca juga:  Berawal dari Protes hingga Menjadi Budaya Baru, Festival Lembutan Bansari Temanggung

Masyarakat diimbau tetap kritis terhadap informasi di media sosial dan senantiasa mengedepankan sikap tenang serta berpikir rasional sebelum mengambil tindakan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir
Penanganan Muara Sungai Pascabencana Jadi Fokus Kementerian PU di Sumatra dan Aceh

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:16 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:10 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:00 WIB

BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran

Berita Terbaru