Perkuat Budaya Literasi, KKN MIT-22 Posko 142 UIN Walisongo Semarang Salurkan Buku Bacaan ke SDN Klampok Lor

waktu baca 4 menit
Sabtu, 29 Agu 2026 22:00 21 jatengvox

Jatengvox.com – Dalam rangka mendukung peningkatan minat baca dan kemampuan literasi anak-anak, KKN MIT-22 Posko 142 UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan penyaluran buku bacaan untuk mendukung Pojok Literasi di SDN Klampok Lor.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Robby Rahmanda bersama Rosita Nur Sa’adah dan Alyssa Firdausy Hasna. Buku-buku yang disalurkan diperoleh dari Deepublish Store dan Barkas Mal, kemudian dihimpun dan diserahkan kepada pihak sekolah untuk dimanfaatkan oleh siswa SDN Klampok Lor.

Penyaluran buku ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pentingnya ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas bagi anak-anak. Pojok Literasi diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang nyaman, menarik, dan ramah bagi siswa.

Melalui fasilitas tersebut, siswa dapat membaca secara mandiri, memperoleh pengetahuan tambahan, berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta mengembangkan kreativitas di luar pembelajaran di kelas.

Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu menambah koleksi bahan bacaan yang dapat diakses siswa, menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca sejak dini, serta meningkatkan kemampuan literasi.

Baca juga:  Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Ketersediaan buku yang beragam memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih bacaan sesuai usia, kemampuan, dan minat mereka.

Lingkungan yang menyediakan akses buku secara mudah diharapkan dapat mendorong anak-anak memanfaatkan waktu luang untuk membaca.

Selain meningkatkan minat baca, Pojok Literasi diharapkan dapat membantu siswa memahami isi bacaan, memperluas wawasan, menambah kosakata, serta melatih kemampuan berpikir kritis.

Aktivitas membaca juga dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan sederhana, seperti menceritakan kembali isi buku, membuat ringkasan, menggambar tokoh cerita, dan menyampaikan pesan moral dari bacaan. Dengan demikian, kegiatan literasi menjadi lebih aktif dan menyenangkan bagi siswa.

Dalam pelaksanaannya, Robby Rahmanda berperan sebagai koordinator kegiatan bersama anggota lainnya dalam mengoordinasikan pengadaan, pengumpulan, hingga penyaluran buku kepada SDN Klampok Lor.

Buku-buku yang telah diterima dapat ditempatkan di area Pojok Literasi dan ditata berdasarkan jenis bacaan maupun tingkat kesulitan. Pengelolaan yang baik diperlukan agar buku dapat digunakan dan dirawat dalam jangka panjang. Guru juga dapat memanfaatkan buku sebagai bahan pendukung pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.

Baca juga:  Mahasiswa KKNT 72 UNDIP Dampingi Sertifikasi Halal UMKM di Desa Wonoroto, Perkuat Legalitas Produk Lokal 

“Saya berharap penyaluran buku ini dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan membantu meningkatkan minat membaca. Dengan adanya tambahan buku, anak-anak memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai cerita, pengetahuan, budaya, dan pengalaman baru yang dapat memperluas wawasan mereka,” ujar Robby Rahmanda.

Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan oleh siswa SDN Klampok Lor.

Azka, siswa kelas 6, menyampaikan, “Kami mendapatkan manfaat dari kegiatan Pojok Literasi ini karena dapat menumbuhkan minat membaca dan menambah wawasan. Membaca juga membuat kami lebih percaya diri ketika berdiskusi, menjawab pertanyaan, menulis, maupun menyampaikan gagasan di depan kelas.”

Bagi guru, Pojok Literasi dapat menjadi sumber belajar tambahan yang mendukung proses pembelajaran. Buku-buku yang tersedia dapat digunakan sebagai bahan diskusi maupun tugas sesuai dengan materi pelajaran.

Keberadaan Pojok Literasi juga dapat mendorong guru menciptakan kegiatan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan berpusat pada siswa.

Sementara bagi sekolah, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya membaca secara bertahap.

Dalam jangka panjang, kebiasaan membaca diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman bacaan, memperluas wawasan, memperkaya kosakata, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis.

Anak-anak juga dapat memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai cerita, tokoh, budaya, dan informasi baru yang dapat memperkaya pengalaman mereka.

Baca juga:  Dupoin Futures Gelar Kegiatan “Level Up Ramadan”, Bagikan Takjil di Kawasan Stasiun Sudirman

Dengan adanya lingkungan yang mendukung, kegiatan membaca dapat menjadi kebiasaan positif yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kegiatan penyaluran buku ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, guru, siswa, dan masyarakat Desa Klampok Lor.

Dukungan berbagai pihak sangat diperlukan agar program literasi tidak berhenti pada kegiatan penyerahan buku, tetapi dapat terus dikembangkan melalui aktivitas membaca dan pembelajaran yang terarah.

Orang tua, guru, mahasiswa, serta masyarakat dapat berperan dalam menciptakan lingkungan yang mendorong anak untuk gemar membaca.

Robby Rahmanda bersama Rosita Nur Sa’adah dan Alyssa Firdausy Hasna berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan anak-anak di Desa Klampok Lor.

Mereka juga berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk mendukung pengadaan buku dan kegiatan literasi di sekolah. Dengan kerja sama yang baik, Pojok Literasi SDN Klampok Lor diharapkan dapat berkembang menjadi ruang belajar yang aktif, inklusif, dan menyenangkan. Dari sebuah buku, anak-anak dapat memperoleh pengetahuan, inspirasi, imajinasi, serta semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA