Pemprov Jateng Matangkan Mudik dan Balik Rantau Gratis Lebaran 2026

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mematangkan persiapan program mudik dan balik rantau gratis menjelang Lebaran 2026.

Program tahunan yang selalu dinantikan masyarakat perantau ini dipastikan terus mengalami peningkatan, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun jangkauan layanan.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan pemerintah kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha. Rapat berlangsung di Grhadika Bhakti Praja, Rabu (7/1/2026).

Sumarno menegaskan, program mudik dan balik rantau gratis bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Tengah, khususnya para perantau.

Baca juga:  BKOW Jateng Dorong Pemberdayaan Perempuan Desa Melalui Produk Unggulan Bawang Merah

“Tujuan utamanya jelas, bagaimana saudara-saudara kita bisa mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan selamat. Evaluasi dari tahun sebelumnya harus benar-benar kita perbaiki,” ujar Sumarno.

Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini konsisten membantu penyelenggaraan mudik gratis, terutama dalam penyediaan armada transportasi.

Meski demikian, Sumarno menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Penambahan armada harus dibarengi dengan pemenuhan standar keselamatan yang ketat.

Seluruh kendaraan dan kru wajib memenuhi persyaratan teknis dan administratif yang telah ditetapkan.

“Tidak boleh ada kompromi soal keselamatan. Semua armada dan kru harus benar-benar siap,” tegasnya.

Hingga awal Januari 2026, Pemprov Jawa Tengah telah menginventarisasi 349 unit bus dan 20 rangkaian kereta api.

Baca juga:  Pemprov Jateng dan ChildFund Kolaborasi Wujudkan Lingkungan Ramah Anak dan Dorong Minat Remaja di Sektor Pertanian

Jumlah tersebut masih akan terus ditingkatkan agar setidaknya menyamai capaian tahun sebelumnya yang mencapai 383 unit bus.

“Masih ada pekerjaan rumah karena jumlah armada saat ini masih di bawah tahun lalu. Namun kami optimistis bisa menyamai, bahkan menambah,” kata Sumarno.

Selain armada, Pemprov Jateng juga menampung masukan dari paguyuban peserta mudik dan balik rantau terkait lokasi keberangkatan.

Banyak peserta berharap titik keberangkatan lebih dekat dengan tempat tinggal agar tidak menambah biaya dan waktu perjalanan.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov Jateng akan melakukan pemetaan ulang berdasarkan domisili peserta.

Baca juga:  Omzet Fantastis Bazar UMKM HUT Jateng Capai Rp1,4 Miliar, Sektor UMKM Siap Tumbuh Pesat

“Dengan titik yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Ini bagian dari peningkatan kualitas layanan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pencermatan ulang terhadap titik-titik satelit keberangkatan, khususnya untuk program balik rantau gratis.

Beberapa lokasi utama akan dilengkapi titik satelit di sejumlah daerah. Asrama Haji Donohudan Boyolali, misalnya, akan didukung titik satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Terminal Tipe A Mangkang Semarang akan memiliki titik satelit di Jepara dan Blora.

Sedangkan Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas akan melayani peserta dari Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau
Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan
PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20
Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto Diresmikan di Semarang, Warisan Sejarah untuk Generasi Muda
Pariwisata Jawa Tengah Melesat, Aglomerasi Destinasi dan Desa Wisata Jadi Kunci
Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, TP PKK Jateng Fokus Bangun Keluarga Berdaya di 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Senin, 12 Januari 2026 - 20:11 WIB

Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:24 WIB

PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20

Berita Terbaru