Kemkomdigi Siapkan Pelatihan Digital untuk Guru Sekolah Rakyat

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguasaan teknologi. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah memberikan pelatihan digital bagi guru Sekolah Rakyat (SR).

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, keterampilan digital sudah menjadi kebutuhan mendasar, tidak hanya bagi guru, tetapi juga untuk menyiapkan generasi muda yang melek teknologi.

“Anak-anak kita membutuhkan kompetensi digital sejak dini. Karena itu, kami mengalokasikan sebagian anggaran Kemkomdigi untuk mendukung pelatihan digital bagi guru Sekolah Rakyat,” ujar Ismail dalam diskusi Ngopi Bareng Media di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, pada Jumat, 19 September 2025.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Kelompok 31 UPGRIS Gelar Pelatihan Coding di SDN 2 Jatijajar

Tak hanya pelatihan, Kemkomdigi juga menyiapkan sistem pembelajaran berbasis platform digital yang bisa diakses secara luas. Dengan adanya platform ini, diharapkan proses belajar-mengajar di Sekolah Rakyat tidak tertinggal dari sekolah formal lain.

Ismail menegaskan, program ini akan dilaksanakan melalui koordinasi lintas instansi. Tujuannya agar guru-guru dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal, sekaligus menularkan literasi digital kepada siswanya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengakui bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat masih menghadapi sejumlah kendala.

Persoalan utama terletak pada ketersediaan sarana-prasarana, serta proses seleksi guru, kepala sekolah, hingga siswa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Dampingi dan Latih Siswa SD dalam Persiapan Menghadapi Lomba MAPSI Tingkat Kecamatan

“Tantangannya pertama adalah sarana-prasarana, lalu seleksi guru, kepala sekolah, dan siswa. Insyaallah, 1–2 hari lagi ada 16 titik yang mulai beroperasi, sisanya sekitar 40 titik menyusul di akhir September,” jelas Gus Ipul.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian terkait, agar Sekolah Rakyat bisa segera berjalan optimal di seluruh daerah.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru