Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Kelas Ibu Balita yang dilaksanakan di Desa Rejosari, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, (9/5/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan serta tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Kelas ibu balita tersebut diikuti oleh para ibu yang memiliki anak balita dengan tujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh, serta kesehatan anak.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sosialisasi langsung dari bidan desa terkait pola makan sehat dan pencegahan stunting pada anak.
Bidan desa, Sri Astutik, menjelaskan bahwa kegiatan kelas ibu balita ini sudah berlangsung cukup lama dan terus berjalan hingga sekarang.
“Kurang lebih kegiatan ini sudah berlangsung sejak 7 sampai 8 tahun yang lalu,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia juga menjelaskan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah balita usia 5 bulan hingga 5 tahun.
Sementara untuk bayi usia 1 hingga 5 bulan tetap mendapatkan perhatian, meskipun jumlah pesertanya tidak sebanyak balita usia di atas 5 bulan.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para ibu dalam memahami pentingnya pola makan sehat bagi anak.
Melalui sosialisasi yang diberikan, ibu-ibu diharapkan mampu menerapkan pola asuh dan pemberian gizi yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu peserta, Ibu Rahma, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang disampaikan mudah dipahami dan bermanfaat untuk diterapkan di rumah.
“Saya senang sekali bisa mengikuti kelas ini. Penjelasan dari bidan sangat mudah dipahami, terutama soal cara masak makanan bergizi yang ekonomis dan sehat di rumah. Sekarang saya jadi lebih tahu cara memantau tumbuh kembang anak supaya anak saya tidak stunting dan selalu sehat,” ujarnya.
Selain itu, tujuan utama dari adanya kelas ibu balita ini adalah untuk menambah pengetahuan para ibu mengenai pentingnya gizi bagi perkembangan anak, mencegah kematian balita, serta menekan angka stunting sejak dini.
Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan semangat masyarakat untuk terus memperhatikan kesehatan ibu dan anak.
Dengan adanya kolaborasi antara tenaga kesehatan, masyarakat, dan mahasiswa, kegiatan kelas ibu balita di Desa Rejosari diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Penulis: Tim KKN posko 15 UIN Walisongo Semarang






