Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06 Ikut Berkontribusi dalam Kegiatan Kolaborasi Penanaman 700 Pohon Bersama KKN Pamriyan

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem alam, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06 turut serta berkontribusi aktif dalam kegiatan kolaborasi penanaman pohon bersama KKN Desa Pamriyan.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan penanaman pohon ini diikuti oleh mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06, mahasiswi KKN Pamriyan, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Pamriyan.

Seluruh elemen masyarakat bekerja sama dengan penuh semangat, menciptakan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga setempat.

Kegiatan utama berupa penanaman 700 pohon yang terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan pohon pelindung.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 35 UIN Walisongo Tebar Semangat Mengajar Al-Qur’an di Mushola Miftahul Jannah

Pohon-pohon tersebut dipilih karena memiliki manfaat ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat, seperti menjaga kualitas udara, mencegah erosi tanah, meningkatkan kesuburan lahan, serta memberikan hasil panen jangka panjang yang dapat dimanfaatkan warga.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Agustus 2025, dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Waktu pelaksanaan dipilih pada pagi hari agar kondisi udara masih sejuk dan mendukung keberhasilan penanaman pohon. Lokasi kegiatan berada di Desa Pamriyan, tepatnya di lahan yang telah disiapkan sebagai area penghijauan.

Tempat tersebut dipandang strategis karena menjadi kawasan yang membutuhkan lebih banyak ruang hijau demi menjaga ketersediaan air tanah dan memperkuat struktur tanah agar tidak mudah terkikis.

Baca juga:  Kementerian Agama Apresiasi Langkah Prabowo Perkuat Pesantren dan Pendidikan Nasional

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjaga kelestarian alam, menambah ruang hijau desa, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kerja sama antara mahasiswa KKN dengan warga desa, sehingga tercipta hubungan harmonis dan saling mendukung.

Bagi mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai moderasi beragama yang mengajarkan keseimbangan hidup dengan alam.

Pelaksanaan penanaman dilakukan secara gotong royong, diawali dengan sambutan dari perwakilan perangkat desa.

Selanjutnya, mahasiswa bersama warga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menanam bibit pohon secara merata di titik-titik yang telah ditentukan. Setiap bibit pohon ditanam dengan penuh kehati-hatian agar dapat tumbuh dengan baik.

Baca juga:  BPKH Buka Rekrutmen 2025 untuk 11 Posisi Asisten Manajer, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Setelah seluruh bibit tertanam, kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, sebagai simbol harapan agar pohon-pohon tersebut tumbuh subur, memberikan manfaat besar, serta membawa keberkahan bagi desa dan masyarakat.

Dengan adanya 700 pohon ini, diharapkan Desa Pamriyan ke depan akan semakin hijau, asri, dan nyaman.

Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06 merasa bangga dapat berkontribusi dalam program lingkungan tersebut dan berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan
Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara
Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil
Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur
Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput
Pemerintah Perbarui Data PBI BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Rentan Tetap Dijamin
Pantau Harga Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Pasokan Pangan Aman di Pasar Sukoharjo
DPR Sahkan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Ini Harapan Lima Tahun ke Depan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:05 WIB

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:45 WIB

Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:38 WIB

Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:02 WIB

Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput

Berita Terbaru