Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 21 melaksanakan kegiatan pelatihan program inovatif bertajuk Ecoprint di MI Ma’arif Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan alam.
Program Ecoprint merupakan salah satu program kerja yang dirancang oleh mahasiswa KKN UPGRIS sebagai bentuk kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan.
Melalui program ini, siswa diperkenalkan dengan teknik mencetak motif pada kain menggunakan daun dan bunga yang ada di sekitar lingkungan sekolah.
Ketua Kelompok KKN 21 menjelaskan bahwa program ini dibuat sebagai upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
“Melalui kegiatan ecoprint, siswa tidak hanya belajar seni dan kreativitas, tetapi juga memahami pentingnya menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara bijak,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung pada 20 Januari 2026 tersebut berjalan dengan penuh antusias.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai pengenalan bahan-bahan alami, tahapan pembuatan ecoprint, serta manfaat penggunaan bahan ramah lingkungan.
Selain itu, mahasiswa KKN juga mengadakan sesi praktik langsung agar siswa dapat membuat karya ecoprint secara mandiri menggunakan kain putih polos sebagai media cetak.

Bu Ely, Guru MI Ma’arif Desa Gogik menyambut baik program ini. Menurutnya, kegiatan ecoprint dapat menjadi sarana pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS karena telah memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan program Ecoprint, mahasiswa KKN UPGRIS berharap dapat membantu meningkatkan keterampilan dan kreativitas siswa serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan.
Dengan adanya kegiatan pada 20 Januari 2026 ini, mahasiswa KKN UPGRIS tidak hanya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan di Desa Gogik.
Ke depan, Program ecoprint diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh pihak sekolah sebagai media pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan.
Editor : Murni A














