Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 01 menggelar program kerja bertajuk “Mahasiswa KKN UPGRIS Dorong UMKM Go Digital Melalui Program Pembuatan QRIS” bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertempat di rumah pelaku UMKM dusun Dendeng di Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (15/8/2026)
Program ini hadir sebagai jawaban atas persoalan yang selama ini dihadapi pelaku UMKMdi Desa Wringin Putih, transaksi masih didominasi cara tunai, sehingga UMKM kerap kehilangan peluang dari pembeli yang terbiasa membayar nontunai, terutama generasi muda dan wisatawan.
Melalui QRIS, mahasiswa KKN UPGRIS mendorong pelaku usaha agar mampu bertransformasi menuju ekonomi digital yang lebih inklusif. Penangguung jawab program kerja, Rani menjelaskan latar belakang kegiatan tersebut.
“Kami melihat banyak pelaku UMKM di sini masih menolak pembayaran nontunai karena belum memiliki QRIS. Padahal potensi pembelinya besar, terutama dari kalangan anak muda dan wisatawan.” Ujar Rani.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UPGRIS mendampingi pelaku UMKM mulai dari pendaftaran akun, pembuatan QRIS melalui aplikasi perbankan/dompet digital, hingga simulasi transaksi langsung di lapak masing-masing.
Salah satu pelaku UMKM yang mengikuti pendampingan, Ibu Yati pelaku UMKM, pemilik usaha warung makan nasi goreng, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Adanya program pembuatan QRIS dari mahasiswa KKN ini sangat membantu kami. Sekarang pembeli jadi lebih muda untuk melekukan pembayaran, apalagi banyak yang sudah terbiasa pakai pembayaran nontunai. Bagi kami, ini Langkah kecil, tapi cukup berarti untuk membuat usaha lebih modern” ujar Ibu Yati.
Selain pembuatan akun QRIS, mahasiswa KKN UPGRIS juga memberikan edukasi singkat mengenai cara membaca laporan transaksi digital dan pentingnya mencatat keuangan usaha secara rapi agar UMKM dapat berkembang lebih terukur.
Ke depan, kelompok KKN UPGRIS berharap program “Mahasiswa KKN UPGRIS Dorong UMKM Go Digital Melalui Program Pembuatan QRIS” ini tidak berhenti pada pembuatan akun semata, melainkan berlanjut melelui pendampingan lanjutan dan peletihan pemasaran digital.
Dengan begitu UMKM di desa Wringin Putih diharapkan tidak hanya melek transaksi digital, tetapi juga mampu memperluas pasar melalui platfrom daring dan bersaing di era ekonomi digital.
Nama penulis: Abidah Mutiara faiqoh, Adinda Maharani, Kelompok KKN 01 WringinPutih
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar