Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang turut berpartisipasi dalam kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban yang dilaksanakan di Desa Jleper, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, dalam rangka menyemarakkan perayaan Idul Adha 1447 H.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa KKN terlibat langsung membantu panitia kurban dalam berbagai proses, mulai dari pendataan penerima daging kurban, membantu pembagian, hingga mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Keterlibatan mahasiswa menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat nilai gotong royong yang telah tumbuh di tengah warga Desa Jleper.

Kegiatan kurban tahun ini berlangsung di beberapa masjid dan mushola yang tersebar di Desa Jleper. Meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, pelaksanaan tetap berjalan lancar berkat kerja sama antara panitia, masyarakat, dan mahasiswa KKN.
Ketua Panitia Kurban Masjid Jleper, Mustholikin, menjelaskan bahwa persiapan kurban tahun ini tidak dapat dipastikan jauh hari sebelumnya karena beberapa hewan kurban baru dipastikan menjelang hari pelaksanaan.
“Persiapan memang tidak bisa dipastikan sejak awal karena beberapa hewan kurban baru dipastikan menjelang hari pelaksanaan. Alhamdulillah, di Masjid Jleper tahun ini terdapat satu ekor sapi, satu ekor kerbau, dan lima ekor kambing yang dikurbankan. Selain itu, di mushola juga terdapat hewan kurban dari para pengkurban seperti Bapak Haji Muim dan Ibu Sumirah,” ujar Mustholikin.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa Jleper melalui pembagian daging kurban yang merata kepada warga.
“Kurang lebih ada sekitar 50 kepala keluarga yang menerima pembagian. Setiap rumah mendapatkan bagian, bahkan ada yang memperoleh lebih dari satu bagian sesuai kondisi keluarga. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan kurban ini,” tambahnya.
Menurut Mustholikin, kurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial dan meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN yang dinilai sangat membantu selama pelaksanaan kegiatan.
“Kurban sangat bermanfaat karena mampu mengaktifkan kembali semangat gotong royong masyarakat. Kami juga merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN yang ikut terlibat dalam berbagai proses kegiatan. Harapannya ke depan pelaksanaan kurban semakin baik, lebih tertib, sportif, dan semangat gotong royong masyarakat terus meningkat,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga penerima daging kurban, Bapak Jefri, menyambut antusias perayaan Idul Adha tahun ini. Baginya, momen kurban selalu identik dengan kebersamaan dan berkumpul bersama keluarga besar.
“Alhamdulillah, senang banget masih diberi kesempatan bertemu dengan lebaran kurban tahun ini. Tadi juga dapat banyak daging kurban, nanti malam rencananya mau nyate bareng keluarga. Kalau lebaran kurban seperti ini yang paling dinantikan suasana nyate barengnya itu mas, bisa kumpul, makan, dan ngobrol bareng keluarga.”
Kegiatan kurban di Desa Jleper tahun ini tidak hanya menjadi sarana berbagi kepada sesama, tetapi juga memperkuat kebersamaan yang telah terjalin di tengah masyarakat.
Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan berbagai pihak, mulai dari panitia, warga, hingga mahasiswa KKN UIN Walisongo yang bersama-sama membantu kelancaran kegiatan.
Melalui momentum Idul Adha ini, diharapkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat saling membantu dapat terus terjaga serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Jleper sehari-hari.
Penulis: Tim KKN UIN Walisongo Semarang Posko 11
