Berita  

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 24 Dampingi Karang Taruna Bersihkan Masjid-masjid Banjarejo

Banjarejo

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Posko 24 menampilkan aksi nyata dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mendampingi Karang Taruna Desa Banjarejo dalam kegiatan bersih-bersih masjid di lingkungan setempat pada Minggu, 2 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan ibadah.​

Aksi bersih-bersih ini melibatkan para mahasiswa KKN, anggota Karang Taruna desa Banjarejo. Sinergi dan kolaborasi yang terjalin memberikan energi positif bagi masyarakat sekitar, yang antusias mengikuti kegiatan ini.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 30 Sukses Laksanakan Penanaman Hidroponik dan Sayuran di Desa Tamanrejo

Bersama-sama mereka membersihkan lantai, karpet, serta area sekitar masjid, memastikan tempat ibadah tetap nyaman dan terjaga kebersihannya.​

Aksi nyata ini menjadi bukti penerapan PHBS, di mana mahasiswa KKN tidak hanya memberikan sosialisasi tetapi juga terjun langsung mendampingi masyarakat.

Mereka mengajak pemuda setempat membersihkan tempat ibadah secara rutin, sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan untuk kesehatan bersama.​

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga dan tokoh masyarakat Desa Banjarejo.

Banyak yang mengapresiasi keterlibatan mahasiswa sebagai teladan dalam aksi peduli lingkungan, dan berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca juga:  Rekomendasi Sunscreen untuk Bayi & Anak yang Aman Digunakan Sehari-hari

Selain menciptakan lingkungan yang sehat, aksi bersama ini juga mempererat hubungan antara generasi muda dan masyarakat.​

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 24 menyatakan komitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam melakukan praktik PHBS, khususnya dalam menjaga kebersihan masjid dan fasilitas umum lainnya.

Mereka berharap aksi bersih-bersih ini dapat menjadi pemicu gerakan serupa di lingkungan lain, sehingga tercipta desa yang lebih sehat, bersih, dan nyaman untuk beribadah maupun beraktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *