Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dorong Digitalisasi UMKM Salamsari lewat Pemasangan Banner dan Google Maps

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 85 UIN Walisongo Posko 17 yang berlokasi di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, terus menunjukkan kontribusinya dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif masyarakat.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah pembuatan banner informasi dan digitalisasi UMKM melalui Google Maps.

Mahasiswa KKN merancang dan membuat banner sebagai media visual untuk menampilkan identitas usaha, mulai dari nama UMKM, jenis produk, alamat, hingga kontak yang bisa dihubungi.

Desain banner dibuat dengan tampilan yang modern, menarik, dan mudah dibaca agar dapat meningkatkan visibilitas usaha di lingkungan desa maupun pengunjung dari luar.

Pemasangan banner ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM memperkenalkan produk mereka secara lebih luas.

Baca juga:  Aksi Solidaritas untuk Palestina di Monas Berjalan Damai, 1.722 Personel Diterjunkan

Dengan identitas visual yang jelas, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui lokasi usaha dan layanan yang ditawarkan.

Media sederhana ini menjadi langkah nyata yang efektif dalam meningkatkan promosi, terlebih untuk UMKM yang sebelumnya belum memiliki sarana promosi yang memadai.

Selain banner, mahasiswa KKN juga melakukan digitalisasi lokasi UMKM melalui pembuatan Google Maps.

Digital Maps tersebut memuat titik-titik lokasi UMKM yang tersebar di enam dusun di Desa Salamsari.

Masyarakat kini dapat menemukan lokasi usaha hanya dengan menggunakan smartphone, sehingga akses menuju UMKM menjadi lebih mudah dan cepat.

Digitalisasi ini tidak hanya mempermudah navigasi, tetapi juga memperkuat kehadiran UMKM secara online di era serbadigital.

Baca juga:  KKN-MIT UIN Walisongo Posko 139 Edukasi Anak-anak Umat Buddha tentang Moderasi Beragama

Menurut Zayyanah Aghnia, salah satu anggota KKN Posko 17, program ini menjadi bentuk sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam mendorong modernisasi UMKM.

“Kami berharap kontribusi melalui pembuatan banner dan Digital Maps dapat meningkatkan digitalisasi bagi UMKM Desa Salamsari. Lebih dari itu, kami ingin program ini mampu menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang lebih dinamis dan terhubung,” ujarnya.

Proses pembuatan banner dan Digital Maps berjalan lancar berkat komunikasi yang baik antara mahasiswa KKN dan para pelaku UMKM.

Mahasiswa melakukan pendataan, wawancara singkat, hingga pengumpulan informasi terkait kebutuhan promosi setiap usaha.

Bu Surmi, salah satu pelaku UMKM yang terlibat dalam program ini, mengaku sangat terbantu.

“Saya sangat senang sekali usaha kecil’an ini dibantu oleh mbak dan mas sekalian,” tuturnya.

Baca juga:  Menlu Ungkap Strategi Indonesia Hadapi Krisis Iklim Lewat Hilirisasi dan Energi Hijau

Program ini mendapatkan respon positif dari masyarakat karena memberikan manfaat langsung dalam hal pemasaran dan peningkatan akses konsumen.

Dengan adanya banner dan titik lokasi yang terintegrasi melalui Google Maps, UMKM Desa Salamsari kini lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan, baik dari dalam desa maupun dari luar wilayah.

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Posko 17 berhasil memberikan kontribusi konkret bagi pembangunan ekonomi desa.

Program digitalisasi dan visual branding ini tidak hanya membantu peningkatan promosi usaha, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju desa yang lebih modern, informatif, dan siap bersaing di era digital.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Siswa Difabel Tampil Percaya Diri di D’Modifest 2026 Semarang, Panggung Inklusif yang Menggetarkan Hati
ASN Turun Tangan Bersihkan Kantor, Gerakan Jateng ASRI Kian Nyata di Jalan Pahlawan Semarang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Senin, 2 Maret 2026 - 06:21 WIB

PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:25 WIB

Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Berita Terbaru