Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Ibu Fatayat Ubah Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.comMahasiswa KKN Posko 30 UIN Walisongo bersama ibu-ibu Fatayat di lingkungan sekitar berkolaborasi dalam kegiatan bertajuk “Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi” pada Sabtu, 2 November 2025.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya edukasi agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga.

Minyak jelantah yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna dan bernilai jual, salah satunya lilin aromaterapi yang memiliki manfaat untuk relaksasi serta memperindah ruangan.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Kenalkan Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah jadi Lilin Anti Serangga dan Lilin Aromaterapi di Desa Penawangan

Acara dimulai pada pukul 14.00 WIB dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Asmaul Husna, Surah Al-Mulk, serta tahlil bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.

Kekhidmatan peserta mencerminkan nilai religius dan kebersamaan yang menjadi ciri khas kegiatan Fatayat.

Setelah doa bersama, para peserta menyanyikan Mars Fatayat dan lagu Yahlal Wathon yang semakin menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air.

Suasana yang penuh semangat tersebut menjadi pembuka menuju sesi utama kegiatan, yaitu pelatihan pembuatan lilin aromaterapi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan SDN 01 Banyuringin Semarakkan Hari Santri 2025 dengan Pawai Kebersamaan

Dalam sesi pelatihan, narasumber menjelaskan proses pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah, mulai dari penyaringan minyak, pencampuran dengan parafin, hingga penambahan aroma dan pewarna alami.

Para peserta dengan antusias melakukan praktik langsung, menuang cairan lilin ke wadah, dan menciptakan berbagai bentuk lilin yang indah dan harum. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Lilin aromaterapi yang dihasilkan memiliki aroma menenangkan seperti lavender, melati, dan vanilla. Selain bermanfaat untuk relaksasi, produk ini juga menjadi bukti bahwa limbah rumah tangga seperti minyak jelantah masih dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Dampingi Proses Belajar Mengaji di TPQ Dusun Susukan

Para ibu Fatayat merasa bangga karena mampu menghasilkan lilin yang tidak hanya indah secara tampilan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN dan ibu-ibu Fatayat berharap dapat terus menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan serta mengembangkan usaha kreatif berbasis daur ulang yang berkelanjutan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru