Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 30, Divisi Pendidikan dan Keagamaan, menginisiasi kegiatan Bimbingan Belajar (Bimbel) Tes Kemampuan Akademik bagi siswa di Desa Tamanrejo sebagai upaya membangun generasi yang cerdas dan berakhlak.
Program yang dimulai pada 7 Oktober 2025 hingga mencapai puncaknya pada Jumat, 21 Oktober 2025 ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus memberikan pendampingan belajar yang efektif bagi siswa di jenjang SD dan SMP.
Pelaksanaan Bimbel dipusatkan di Masjid Baitut Taqwa, tempat yang dipilih bersama antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.
Peserta kegiatan terdiri dari siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang sedang mempersiapkan diri menghadapi tes kemampuan akademik pada jenjang selanjutnya.
Untuk siswa kelas 6 SD, fokus Bimbel diarahkan pada penguatan materi Bahasa Indonesia dan Matematika.
Pembelajaran mencakup pemahaman bacaan, latihan soal cerita, operasi hitung, pecahan, hingga penguatan konsep numerasi yang menjadi dasar penting dalam menghadapi tes akademik.
Sementara itu, bagi siswa kelas 9 SMP, mahasiswa KKN memberikan pendampingan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika dengan cakupan materi lebih kompleks.
Pembelajaran meliputi pemahaman dan analisis teks, struktur bahasa, aljabar, persamaan linear, serta berbagai latihan soal yang disusun untuk mendukung kesiapan peserta menghadapi tes kemampuan akademik menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN berperan aktif sebagai tutor, fasilitator, sekaligus pendamping dalam proses belajar.
Metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif, komunikatif, dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa.
Hal ini membuat para peserta merasa nyaman, antusias, serta bersemangat mengikuti setiap sesi. Dukungan penuh juga datang dari orang tua dan masyarakat desa yang turut mendorong pelaksanaan program ini hingga berjalan dengan lancar.
Sebagai bagian dari Divisi Pendidikan dan Keagamaan, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan pembiasaan nilai-nilai akhlak.
Setiap sesi dimulai dengan doa bersama serta pembiasaan adab belajar, sehingga siswa tidak hanya mendapat penguatan akademik tetapi juga dibimbing untuk membangun karakter yang baik.
Secara keseluruhan, kegiatan Bimbingan Belajar Tes Kemampuan Akademik ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan siswa serta menumbuhkan kembali motivasi belajar mereka.
Bagi mahasiswa KKN, program ini menjadi kesempatan berharga untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengasah keterampilan mengajar, dan menanamkan nilai pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Editor : Murni A














