Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Harsa Tegalontar 2026 melaksanakan program pengabdian masyarakat bertema “Generasi Cerdas dan Berkarakter: Penguatan Numerasi, Literasi Keuangan, dan Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA bagi Peserta Didik SD dan MTs.”
Program ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan menghadapi kehidupan sehari-hari, melampaui sekadar pencapaian nilai akademik.
Pendidikan yang diberikan mencakup kemampuan berhitung, pengelolaan uang, pengambilan keputusan, hingga proteksi diri dari berbagai risiko.
KKN Tim II UNDIP Harsa Tegalontar 2026 merancang kegiatan secara interaktif agar siswa tidak sekadar menerima materi, tetapi mampu memahami dan menghubungkannya dengan aktivitas keseharian.
Terdapat tiga materi utama dalam kegiatan ini. Pada sesi numerasi, siswa diajak mengenal konsep penjumlahan dan perkalian melalui simulasi menabung.

Dalam prosesnya, mereka belajar menghitung jumlah uang, melakukan operasi hitung sederhana, serta menentukan target tabungan sesuai dengan kebutuhan atau keinginan yang ingin dicapai.
Pendekatan ini diterapkan untuk menunjukkan bahwa kemampuan berhitung sangat relevan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Pada materi literasi keuangan, siswa diperkenalkan pada fungsi uang, perbedaan mendasar antara kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya membiasakan diri menabung.
Penyampaian materi ini menggunakan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan siswa sehingga lebih mudah dipahami dan diingat.
Sementara itu, edukasi pencegahan penyalahgunaan NAPZA diberikan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga diri.

Siswa diperkenalkan pada pengertian NAPZA, dampak buruk penyalahgunaannya, serta faktor-faktor yang dapat mendorong seseorang terjerumus ke dalam bahaya tersebut.
Dalam sesi ini, siswa diajarkan pentingnya berani menolak ajakan yang berisiko, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta terbuka kepada orang dewasa terpercaya saat menghadapi masalah.
Melalui rangkaian kegiatan ini, KKN Tim II UNDIP Harsa Tegalontar 2026 berupaya menanamkan pengetahuan dan kebiasaan positif sejak dini.
Fokus utamanya adalah membentuk generasi cerdas yang tidak hanya mampu berhitung, tetapi juga mampu mengelola diri, mengambil keputusan bijak, dan menjaga masa depan melalui pilihan yang tepat.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar