Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dari Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan mitra UMKM melalui program kegiatan pendampingan penyediaan logo produk UMKM dan penyediaan banner dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.
Program tersebut dilaksanakan pada 9–15 Februari 2026 sebagai upaya untuk meningkatkan identitas visual usaha umkm sekaligus mendukung promosi pada kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar 15 Februari 2026.
Program pendampingan penyediaan logo produk umkm dilakukan untuk mengedukasi umkm lokal mengenai pentingnya identitas produk melalui logo, manfaat branding usaha, dan prinsip penggunaan logo yang efektif.
Dalam program tersebut sekaligus dilakukan pendampingan dan diskusi langsung terhadap 5 umkm lokal dalam penentuan desain logo sesuai karakter usaha yang dijalankan oleh masing-masing UMKM.
Hasilnya, terdapat 5 (lima) umkm lokal penerima pendampingan yang berhasil memiliki logo sebagai identitas produk, yakni umkm Siomay Giyo, Bakso Syafa, Pempek Bang Udin, Gereh Gimbal Bu Nunung, dan Warung Fera.
Salah satu penerima manfaat, Bu Nunung selaku pemilik umkm Gereh Gimbal, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.
“Melalui pendampingan pembuatan logo ini, saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNDIP karena sudah dibantu untuk buat logo produknya yang bisa saya pakai untuk logo kemasan gereh gimbal nantinya” ujarnya.

Selain itu, dalam upaya mendukung promosi umkm lokal melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di Kelurahan Karangsari, mahasiswa KKN juga melakukan penyediaan banner terhadap penerima 5 umkm lokal (UMKM Bakso Syifa, Pempek Bang Udin, Hawai Pizza, Pawon Vian, dan Naka Kitchen) sebagai sarana pendukung pemasaran saat pelaksanaan Car Free Day (CFD).
Banner dirancang dengan tampilan visual yang jelas, memuat nama usaha, logo, serta informasi produk agar mudah menarik perhatian pengunjung.
Penyediaan media promosi ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas usaha sekaligus memperkuat citra profesional pelaku UMKM di ruang publik.
Adanya sinergi dan kolaborasi dengan pelaku UMKM menunjukkan bahwa kolaborasi berbasis pemberdayaan masyarakat mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi lokal.
Program ini tidak hanya menghasilkan output berupa logo dan banner, tetapi juga sekaligus memberikan pemberdayaan dan edukasi untuk meningkatkan pemahaman pelaku umkm mengenai pentingnya strategi branding usaha melalui identitas produk.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap pelaku UMKM lokal yang ada di Kelurahan Karangsari dapat memanfaatkan identitas visual produknya secara berkelanjutan dan mampu meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun dalam kegiatan promosi publik.
Dengan demikian, program ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas UMKM lokal agar lebih kompetitif di pasar serta mampu berkembang secara mandiri dalam jangka panjang.
Penulis : Bintang Mutiara Ramadhani, Mahasiswi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro
Editor : Murni A














