Jatengvox.com – Sebanyak 3 orang mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dari Divisi Literasi Kesehatan dan Rumah Tangga, yang didampingi oleh 2 orang mahasiswa dari Divisi Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD), Posko 117 Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, melaksanakan kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 2 Kuncir, (6/8/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan pada siswa kelas 1 dan 2 sebagai salah satu program kerja divisi yang bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini melalui edukasi dan praktik cuci tangan serta gosok gigi yang benar.
Kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa KKN kepada para siswa kelas 1 dan 2, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri.
Mahasiswa menjelaskan bahwa kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan menggosok gigi secara rutin merupakan bagian dari penerapan PHBS yang dapat membantu mencegah penyebaran penyakit, menjaga kesehatan tubuh, serta membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Pada sesi pertama, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai tata cara mencuci tangan yang benar. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa kelas 1 dan 2. Selanjutnya, mahasiswa memperagakan enam langkah mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air mengalir.

Setelah demonstrasi selesai, seluruh siswa diajak mempraktikkan gerakan tersebut secara bersama-sama dengan didampingi oleh mahasiswa KKN.
Agar kegiatan lebih menarik dan mudah diingat, praktik dilakukan sambil menyanyikan lagu cuci tangan sehingga siswa terlihat antusias mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan.
Setelah kegiatan cuci tangan, mahasiswa melanjutkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa menjelaskan manfaat menggosok gigi secara rutin, waktu yang tepat untuk menggosok gigi, serta akibat yang dapat terjadi apabila kebersihan gigi tidak dijaga.
Selanjutnya, mahasiswa memperagakan tata cara menggosok gigi yang benar, mulai dari membersihkan bagian depan, samping, hingga permukaan gigi secara menyeluruh.
Para siswa kemudian diberi kesempatan untuk mempraktikkan cara menggosok gigi yang benar dengan bimbingan mahasiswa.
Kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Pertanyaan meliputi pengertian PHBS, langkah mencuci tangan, dan frekuensi menyikat gigi.

Siswa yang berani maju dan menjawab benar mendapat apresiasi berupa alat tulis (buku tulis, pensil, penghapus).
Bagi siswa yang belum berani maju, tim KKN tetap memberikan makanan ringan agar tidak ada yang merasa kecewa. Kebijakan ini berdasarkan prinsip inklusivitas dan penguatan positif.
Sesi kuis berlangsung meriah dan antusias. Pemberian reward tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa, serta menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan.
Selama kegiatan berlangsung, siswa kelas 1 dan 2 terlihat aktif, bersemangat, dan mengikuti setiap arahan yang diberikan.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif karena mahasiswa melibatkan siswa melalui tanya jawab, permainan sederhana, serta praktik secara langsung.
Pendekatan tersebut membuat siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan dan berani mempraktikkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
Menurut Ibu Irine Fitrianingrum, S.Pd. selaku guru kelas 1 dan 2 SD Negeri 2 Kuncir, kegiatan edukasi PHBS yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN sangat bermanfaat bagi peserta didik.
Beliau menyampaikan bahwa penyampaian materi melalui praktik langsung membuat siswa lebih mudah memahami pentingnya mencuci tangan dan menggosok gigi dengan benar.
“Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan. Edukasi seperti ini sangat membantu sekolah dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Kami berharap kebiasaan baik ini dapat terus diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 117 Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi PHBS merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui bidang kesehatan.
Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Secara keseluruhan, kegiatan edukasi PHBS di SD Negeri 2 Kuncir berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas 1 dan 2 mampu membiasakan diri mencuci tangan dengan benar dan menggosok gigi secara rutin sebagai bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi sejak usia dini.
Penulis: Adrian Vito, Amel Aulia, Zahra Syafira Permata Nugraheni, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang posko 117 Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar