Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi UNDIP Jalani Job Training di Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro, melaksanakan kegiatan Job Training Tahun 2025/2026 di Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Kegiatan ini berlangsung hingga 10 Februari 2026 dan menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik sekaligus sarana penguatan kompetensi profesional mahasiswa di bidang perpustakaan dan informasi.

Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang yang berlokasi di Jl. Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Kota Semarang, memiliki peran strategis dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penyediaan layanan informasi, pengelolaan koleksi, serta pengembangan literasi akademik bagi sivitas akademika.

Program Job Training ini diikuti oleh empat mahasiswa, yakni Shabika Maura Amany, Risyad Akbar Fadillah, Yuliani Dwi Pamungkas, dan Muhammad Fauzan.

Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan pusat serta beberapa perpustakaan fakultas, seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Baca juga:  Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Keterlibatan dalam Layanan dan Pengolahan Koleksi

Mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai layanan pemustaka, mulai dari layanan sirkulasi (peminjaman dan pengembalian koleksi), layanan Turnitin, layanan print dan fotokopi, hingga shelving dan labeling koleksi.

Selain itu, mereka juga melakukan input data bibliografis ke dalam sistem otomasi perpustakaan seperti OPAC dan SLiMS untuk memastikan koleksi dapat ditelusuri secara daring.

Tidak hanya pada layanan teknis, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan pengelolaan informasi dan dokumentasi, seperti weeding surat kabar, penyusunan kliping berita terkait institusi, serta pemusnahan arsip menggunakan paper shredder sesuai prinsip retensi arsip.

Pada pengelolaan karya ilmiah, mahasiswa membantu proses digitalisasi dan input skripsi ke repository institusi, sehingga karya ilmiah mahasiswa dapat terdokumentasi dengan baik dan lebih mudah diakses.

Baca juga:  Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga

Inovasi dan Pengembangan Layanan

Selama pelaksanaan Job Training, mahasiswa juga menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan pengguna. Salah satunya adalah pembuatan QR Code panduan pencarian artikel jurnal bereputasi (Scopus) dalam bentuk digital PDF.

Inovasi ini bertujuan meningkatkan literasi informasi mahasiswa, khususnya bagi yang sedang menyusun tugas akhir.

Di sisi lain, mahasiswa juga mengidentifikasi beberapa tantangan di lapangan, seperti layanan yang masih konvensional di beberapa perpustakaan fakultas, rekap skripsi dan tesis yang masih dilakukan secara manual, serta keterbatasan ruang penyimpanan koleksi.

Temuan ini kemudian dirumuskan dalam bentuk rekomendasi pengembangan layanan berbasis digital agar lebih efektif dan efisien.

Pengalaman Profesional dan Refleksi

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai dinamika kerja di perpustakaan perguruan tinggi.

Baca juga:  KAI Commuter Fasilitasi Petani dan Pedagang dengan Layanan Kereta Ekonomi Inklusif

Mereka belajar tidak hanya tentang pengelolaan koleksi dan layanan informasi, tetapi juga tentang pentingnya ketelitian, pelayanan prima, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan Job Training ini memberikan pemahaman nyata mengenai peran strategis perpustakaan dalam mendukung kegiatan akademik.

“Kami tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi benar-benar memahami bagaimana sistem layanan berjalan, bagaimana menghadapi pemustaka, serta bagaimana mengelola informasi secara profesional,” ungkapnya.

Program Job Training ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja, sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi dalam menghadapi tantangan profesi di era digital.

 

 

Penulis: Muhammad Fauzan, Risyad Akbar Fadillah, Yuliani Dwi Pamungkas, Shabika Maura Amany

Pembimbing: Mecca Arfa, S.S., S.IP., M.IP.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip Ciptakan Inovasi Display Bookflix dan Program Donasi Buku di Perpustakaan FSM Undip
PTKI Kemenag Dorong Transparansi PTKIN, Targetkan Seluruh Kampus Informatif pada 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag dan DPR Ajak Umat Jaga Persatuan
Mahasiswa KKN UPGRIS Gaungkan SAFE-IN di Desa Leyangan, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bahaya Kebakaran
Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema Upah, Masa Kontrak yang Perlu Anda Ketahui
Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Tanah Bergerak
Dukung Gerakan Pilah Sampah, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik Cair di RT 04 RW 05 Palebon
Rakerda PD Salimah Kendal Fokus pada Penguatan Program dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:02 WIB

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip Ciptakan Inovasi Display Bookflix dan Program Donasi Buku di Perpustakaan FSM Undip

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:55 WIB

PTKI Kemenag Dorong Transparansi PTKIN, Targetkan Seluruh Kampus Informatif pada 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag dan DPR Ajak Umat Jaga Persatuan

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:29 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema Upah, Masa Kontrak yang Perlu Anda Ketahui

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:18 WIB

Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Tanah Bergerak

Berita Terbaru