Lestarikan Budaya Sejak Dini, Mahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan DOKAR BOBO di POS PAUD Cahaya Hati

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Di tengah gempuran gadget yang mulai merambah usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tahun 2026 mengambil langkah kreatif untuk mengalihkan perhatian anak-anak ke permainan yang lebih sehat dan interaktif.

Tim KKN UPGRIS sukses menyelenggarakan program bertajuk “DOKAR BOBO” (Dolanan Karo Bocah-Bocah) yang bertempat di POS PAUD Cahaya Hati, RW 09 Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Senin (24/01/2026).

Menolak Lupa Permainan Tradisional

Istilah “DOKAR BOBO” yang merupakan akronim dari bahasa Jawa Dolanan Karo Bocah-Bocah (Bermain Bersama Anak-anak) sengaja dipilih untuk menciptakan kedekatan emosional.

Baca juga:  Dorong Kreativitas Digital, KKN UPGRIS Hadirkan Program Kreasi Desa di Desa Leyangan

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan kembali berbagai permainan tradisional yang mulai langka, seperti cublak-cublak suweng, dakon, hingga lompat tali yang dimodifikasi sesuai usia anak PAUD.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar bermain, tetapi juga disisipi dengan edukasi mengenai nilai-nilai sportivitas, kerjasama tim, dan ketangkasan fisik.

Ceria Tanpa Gadget

Suasana di POS PAUD Cahaya Hati tampak pecah dengan gelak tawa puluhan anak-anak. Para mahasiswa dengan sabar memandu setiap gerakan dan aturan main, memastikan setiap anak terlibat aktif.

“Tujuan utama kami adalah menstimulus motorik anak sekaligus mengenalkan bahwa kita punya warisan budaya berupa permainan yang sangat seru. Kami ingin anak-anak di RW 09 tahu bahwa bermain itu tidak harus selalu di depan layar HP,” ujar koordinator program kerja KKN UPGRIS di Kelurahan Gemah.

Baca juga:  Hari Kesaktian Pancasila 2025, Pengingat Pentingnya Menjaga Kebhinekaan

Dukungan Penuh dari Pihak PAUD dan Orang Tua

Langkah mahasiswa ini mendapat apresiasi tinggi dari para guru di POS PAUD Cahaya Hati. Menurut mereka, program “DOKAR BOBO” memberikan warna baru dalam kurikulum bermain sambil belajar yang mereka terapkan sehari-hari.

“Anak-anak sangat antusias. Melalui permainan tradisional, karakter mereka lebih terlihat, seperti bagaimana mereka belajar mengantre giliran dan berbagi dengan teman. Kami berharap program seperti ini bisa berkelanjutan,” tutur salah satu pengajar di PAUD Cahaya Hati.

Membangun Karakter Lewat Budaya

RW 09 Kelurahan Gemah kini menjadi saksi bahwa kearifan lokal seperti permainan tradisional masih memiliki tempat di hati generasi Alpha.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Literasi Al-Qur’an Melalui Pendampingan BTQ di RW 09 Kelurahan Palebon

Mahasiswa KKN UPGRIS berharap, melalui “DOKAR BOBO”, para orang tua juga terdorong untuk kembali mempraktikkan permainan ini di rumah sebagai sarana bonding antara orang tua dan anak.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jawa Tengah Targetkan Pangkas Backlog 274 Ribu Unit Rumah, Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan
Gus Yasin Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan 90 Ton Kratom di Tanjung Emas, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Ekspor
Tingkatkan Kewaspadaan Warga, Tim Mahasiswa KKN UPGRIS Susun Peta Jalur Evakuasi Bencana Banjir di RW 09 Kelurahan Palebon
Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Literasi Al-Qur’an Melalui Pendampingan BTQ di RW 09 Kelurahan Palebon
Mewujudkan Lingkungan Sehat melalui Penanaman TOGA dan Distribusi Bibit oleh KKN 12 UPGRIS di Kelurahan Beji
Harga Cabai Rawit Tembus Rp85 Ribu, Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar di 15 Daerah
Zakat Nasional Tembus Rp40,5 Triliun, Menag Dorong Pengawasan Makro agar Distribusi Lebih Adil
Pesantren Kilat di Masjid Al-Ikhlas Desa Leyangan, Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Karakter Religius Generasi Muda

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:17 WIB

Jawa Tengah Targetkan Pangkas Backlog 274 Ribu Unit Rumah, Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:03 WIB

Gus Yasin Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan 90 Ton Kratom di Tanjung Emas, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Ekspor

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:21 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Warga, Tim Mahasiswa KKN UPGRIS Susun Peta Jalur Evakuasi Bencana Banjir di RW 09 Kelurahan Palebon

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:20 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Literasi Al-Qur’an Melalui Pendampingan BTQ di RW 09 Kelurahan Palebon

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:55 WIB

Mewujudkan Lingkungan Sehat melalui Penanaman TOGA dan Distribusi Bibit oleh KKN 12 UPGRIS di Kelurahan Beji

Berita Terbaru