Jatengvox.com – Mahasiswi KKN Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja berupa edukasi pemilahan dan pengolahan sampah kepada pelaku UMKM di Kelurahan Karangsari, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini menyasar para pelaku UMKM sebagai mitra utama dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian dalam mengelola sampah usaha.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab permasalahan lingkungan di tingkat kelurahan melalui pendekatan edukatif dan aplikatif.
Kegiatan diawali pada Kamis (05/02/2026), dengan permohonan dan pengambilan eco enzyme dari TPS 3R Kelurahan Karangsari.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi dengan pengelola TPS 3R dalam memanfaatkan hasil pengolahan sampah organik yang telah difermentasi menjadi eco enzyme.
Cairan tersebut kemudian digunakan sebagai bahan utama dalam praktik pembuatan sabun ramah lingkungan yang akan diperkenalkan kepada pelaku UMKM.
Selanjutnya, pada Rabu (11/02/2026), mahasiswa melaksanakan edukasi secara langsung kepada pelaku UMKM di Kelurahan Karangsari.
Dalam kegiatan ini dijelaskan apa itu pemilahan sampah, mengapa pemilahan penting dilakukan sejak dari sumbernya, serta bagaimana cara memilah sampah organik dan anorganik dengan benar.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan praktik pembuatan sabun berbahan dasar eco enzyme sebagai bentuk pengolahan lanjutan sampah organik yang bernilai guna.
Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan sampah mandiri, tetapi juga mendapatkan keterampilan baru dalam mengolah eco enzyme menjadi produk sabun yang dapat digunakan untuk kebutuhan usaha sehari-hari.
Edukasi ini diharapkan mampu membantu UMKM mengurangi limbah, menekan biaya operasional, serta berpotensi mengembangkan produk ramah lingkungan sebagai nilai tambah usaha mereka.
Pada hari yang sama, Rabu (11/02/2026), dilakukan pula penyerahan sabun eco enzyme kepada pihak TPS 3R sebagai bentuk apresiasi dan hasil nyata dari kolaborasi yang telah terjalin.
Perwakilan TPS 3R, Pak Nandar, menyampaikan apresiasinya dengan mengatakan, “Terima kasih atas sabunnya, ini sangat bermanfaat untuk kami. Di leaflet sudah ada tutorial cara membuatnya juga, kan? Soalnya saya ingin coba membuat sendiri nanti.”
Pernyataan tersebut menunjukkan antusiasme dan keberlanjutan program, sehingga diharapkan sinergi antara mahasiswa KKN, pelaku UMKM, dan TPS 3R dapat terus berkembang dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan berkelanjutan di Kelurahan Karangsari, Kabupaten Kendal.
Penulis : Ilmi Nur Amalia, Mahasiswi Teknik Kimia Universitas Diponegoro
Editor : Murni A














