Ketua Komisi XI DPR RI Tekankan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran sentral dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, keberanian, integritas, idealisme, serta visi jauh ke depan adalah bekal penting yang harus dimiliki lulusan perguruan tinggi.

Dalam orasi ilmiah pada Wisuda XXVI STIE Bhakti Pembangunan, Jakarta, pada Sabtu, 27 September 2025, Misbakhun menekankan bahwa wisuda bukan hanya sekadar seremoni akademik.

“Hari ini bukan hanya upacara akademik, tetapi perayaan atas perjuangan, doa, dan pengorbanan,” ujarnya.

Baca juga:  Ratu Máxima Kunjungi Istana Negara, Prabowo Sambut dengan Cendera Mata Nusantara

Misbakhun mengingatkan, sejak awal berdirinya bangsa ini, pemuda selalu menjadi motor perubahan.

Ia mencontohkan peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda 1928, di mana anak-anak muda Indonesia mampu melampaui sekat suku dan agama demi satu tujuan bersama.

“Sejarah menunjukkan, pemuda adalah penggerak perubahan,” tegasnya.

Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter unggul generasi muda.

Pendidikan, kata Misbakhun, tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai moralitas, integritas, serta budi pekerti sejak usia dini.

“Pendidikan adalah tuntunan hidup, yang menumbuhkan kekuatan kodrat anak-anak agar kelak mereka mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya,” ucapnya.

Baca juga:  Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya

Tak hanya berbicara soal pendidikan, Misbakhun juga menyinggung kondisi perekonomian nasional.

Menurutnya, meski tantangan global masih berlangsung, ekonomi Indonesia pada 2025 tetap tumbuh stabil di kisaran 5 persen dengan inflasi terkendali di angka 2,3 persen.

Namun, ia menilai capaian itu belum cukup. Target ambisius pertumbuhan ekonomi 8 persen pada akhir dekade disebut harus menjadi fokus bersama, terutama dengan memanfaatkan bonus demografi yang kini dimiliki Indonesia.

“Lulusan perguruan tinggi adalah bagian penting dari bonus demografi tersebut. Mereka penentu keberhasilan pembangunan menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Dampingi dan Latih Siswa SD dalam Persiapan Menghadapi Lomba MAPSI Tingkat Kecamatan

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan
Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan
Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara
Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil
Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur
Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput
Pemerintah Perbarui Data PBI BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Rentan Tetap Dijamin
Pantau Harga Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Pasokan Pangan Aman di Pasar Sukoharjo

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:05 WIB

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:45 WIB

Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:02 WIB

Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput

Berita Terbaru