Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penyediaan hunian sementara (huntara) berspesifikasi standar layak huni untuk memfasilitasi 456 kepala keluarga korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah.

Menteri PU Dody
menegaskan, percepatan infrastruktur kedaruratan ini ditargetkan rampung
selambatnya H-5 menjelang Idul Fitri 2026. Upaya ini dilakukan agar masyarakat
terdampak segera mendapatkan akses tempat tinggal darurat yang aman dan
terhindar dari risiko pergerakan tanah susulan. Diharapkannya, warga dapat
segera menempati hunian yang lebih aman sebelum masa mudik dan libur Idulfitri
2026.

Baca juga:  Syarat Lolos Bea Cukai: Panduan Aman Kirim Paket Ke Luar Negeri Tanpa Tertahan

Kompleks huntara
tersebut dikembangkan dengan total kapasitas 38 blok, di mana masing-masing
blok terdiri dari 12 unit hunian. Seluruh unit dirancang terintegrasi dengan
utilitas dasar dan infrastruktur penunjang kehidupan sosial kemasyarakatan guna
menjamin kelayakan hidup para pengungsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fasilitas yang
disiagakan di kawasan tersebut mencakup jaringan listrik dari PLN, instalasi
air bersih, masjid sebagai pusat ibadah, balai pertemuan warga, pos kesehatan,
serta lapangan sepak bola mini (mini soccer) untuk ruang interaksi
publik.

Dalam tahap
pelaksanaannya, Kementerian PU menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah. Sinergi
lintas instansi ini berfokus pada kajian teknis kebencanaan untuk memastikan
titik lokasi pembangunan memenuhi kriteria keamanan geologis.

Baca juga:  Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Mengingat tingginya
kerentanan wilayah terdampak, pemerintah daerah dan otoritas teknis juga tengah
menyurvei sejumlah lahan alternatif dengan struktur tanah yang lebih stabil.
Pemetaan ini disiapkan untuk mengakomodasi potensi penambahan huntara sekaligus
mematangkan rencana relokasi permukiman permanen di masa mendatang.

Kementerian PU
menggarisbawahi bahwa strategi penanganan pascabencana di Kabupaten Tegal tidak
hanya berorientasi pada penyediaan fisik, melainkan menjadi langkah awal
penataan kawasan permukiman yang aman dan berkelanjutan bagi keselamatan
masyarakat jangka panjang.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Galakkan Program SADARI untuk Wujudkan Desa Boja Lestari

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara
Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya
Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR
KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas
Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026
LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan
60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Berita Terbaru