Keberhasilan Regasifikasi Tarakan Perkuat Keandalan Listrik di Kalimantan Utara

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Sep 2026 14:35 0 vritimes

Jakarta – PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) terus memperkuat perannya dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. Kesuksesan PLN NPC dalam merampungkan project pembangunan Regasifikasi Tarakan di Kalimantan Utara itu menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem ketenagalistrikan yang stabil, efisien, dan ramah lingkungan. Regasifikasi Tarakan berhasil menyelesaikan commissioning gas-in ini pada 14 September 2025. 

Proyek Regasifikasi di Tarakan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan dan mendukung pasokan energi di wilayah Tarakan. Regasifikasi ini berfungsi untuk mengubah Liquefied Natural Gas (LNG) kembali menjadi gas alam. Gas alam tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan bakar bagi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Gunung Belah. 

Proyek Regasifikasi Tarakan ini memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, meningkatkan ketahanan energi. Fasilitas ini memiliki kapabilitas untuk menyalurkan gas sebesar 5 MMSCFD atau setara dengan 25 MW per hari. 

Baca juga:  Bahasa Inggris di Kampus: Mitos atau Realita?

Keunggulan kedua, Regasifikasi Tarakan juga mendukung efisiensi biaya operasional. Pembangkit tak perlu lagi bergantung pada bahan bakar minyak yang harganya lebih mahal dan fluktuatif.

Ketiga, regasifikasi Tarakan juga mampu mengurangi emisi dan mewujudkan clean energy. Sehingga, pasokan energi lebih bersih, efisien, dan andal. Hal ini juga menghadirkan udara yang lebih segar dan masa depan yang berkelanjutan. 

Direktur Utama PLN NPC Hendra Fitria menyampaikan ruang lingkup pekerjaan PLN NPC dalam project ini meliputi Engineering, Procurement, Dan Construction (EPC), dimana proyek ini merupakan langkah nyata PLN NPC dalam menghadirkan solusi energi yang lebih efisien dan rendah emisi untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan. Pemanfaatan gas alam sebagai alternatif bahan bakar pembangkit dibandingkan BBM menjadi bagian dari upaya mendorong transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Baca juga:  BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR

“Regasifikasi Tarakan tidak hanya menjawab kebutuhan keandalan pasokan energi, tetapi juga menjadi bagian dari langkah transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dan PLN Group dalam mendukung target Net Zero Emission 2060,” kata Hendra.

Menurut Hendra, pengembangan infrastruktur energi seperti Regasifikasi Tarakan menjadi penting dalam mendukung transisi energi nasional. “Kami melihat setiap pembangunan infrastruktur energi harus memberikan nilai tambah, bukan hanya dari sisi keandalan dan efisiensi, tetapi juga dari aspek lingkungan. Inilah yang terus kami dorong dalam setiap proyek PLN NPC,” katanya.

Baca juga:  Cara Daftar Coretax untuk UMKM dalam 3 Langkah Mudah yang Bikin Bisnis Anda Lebih Cepat!

Hendra menambahkan, keberhasilan proyek ini menjadi bukti komitmen PLN NPC untuk menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang adaptif terhadap kebutuhan sistem sekaligus selaras dengan agenda keberlanjutan. “Kami ingin memastikan setiap karya PLN NPC memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah,” tutup Hendra.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA