Kapolri Bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Didampingi Kapolda NTT, Tinjau Pengungsi Gempa di Reo, Serahkan 2.000 Paket Sembako

waktu baca 3 menit
Jumat, 21 Agu 2026 16:55 1 vritimes

NTT, 21 Agustus 2026
– Kepedulian kepada warga terdampak gempa bumi
ditunjukkan secara langsung. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit
Prabowo, M.Si.
, bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi,
S.E.
, didampingi Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.,
turun langsung menemui para pengungsi di Posko Barang Kolo, Kelurahan Mata Air,
Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Selasa (18/8/2026).

Bukan sekadar datang dan melihat kondisi pengungsian,
rombongan juga membawa bantuan nyata untuk 1.330 jiwa pengungsi.
Sebanyak 2.000 paket sembako diserahkan, lengkap dengan kebutuhan
pendukung lainnya seperti obat-obatan, 22 unit spon, 250 mainan anak, lima
tandon air, hingga perlengkapan perbaikan instalasi air.

Kapolda NTT, Irjen
Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si,
mengatakan kehadiran pemerintah dan Polri harus dirasakan langsung oleh
masyarakat, terutama ketika mereka sedang menghadapi masa sulit. “Kami tidak ingin masyarakat menghadapi masa sulit ini sendirian. Kami
hadir untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi, mendengarkan langsung
keluhannya, dan bersama-sama mengawal proses penanganan hingga pemulihan.”

Baca juga:  KAI Bandara Edukasi 150 Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tentang Keselamatan Perkeretaapian Sekaligus Perkenalkan Layanan Baru

Kapolri dan Ketua Komisi
IV DPR RI tiba di Posko Barang Kolo sekitar pukul 12.20 WITA setelah
menggunakan helikopter dari Labuan Bajo. Di lokasi, keduanya tidak sekadar
melihat kondisi pengungsian, tetapi juga berdialog dengan warga untuk mendengar
langsung kebutuhan dan situasi yang mereka hadapi selama berada di pengungsian.

Perhatian juga diberikan
pada kebutuhan warga di luar pangan. Dari total bantuan yang disalurkan,
terdapat 22 unit spon, obat-obatan, 250 mainan anak-anak, lima tandon air,
serta perlengkapan perbaikan instalasi air berupa tiga lem pipa, satu selotip
dan lima stop kran. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan
dasar warga tetap terpenuhi selama masa pengungsian.

Setiap paket sembako
berisi lima bungkus mi instan, satu kilogram gula, satu kotak teh celup, satu
botol kecap, satu bungkus biskuit, satu kilogram beras dan satu liter minyak
goreng. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu
memenuhi kebutuhan sehari-hari selama mereka belum dapat kembali menjalani
kehidupan secara normal.

Baca juga:  MoraRepublic dan Huawei Indonesia Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Transformasi Digital Sektor Enterprise

Usai meninjau Posko
Barang Kolo sekitar pukul 13.30 WITA, Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR RI
dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Lamba Leda Utara,
Kabupaten Manggarai Timur, untuk kembali melihat kondisi masyarakat terdampak
gempa. Sekitar pukul 15.05 WITA, rombongan kembali tiba di Kecamatan Reo
sebelum melanjutkan perjalanan menuju Labuan Bajo menggunakan helikopter.

Kunjungan ini membawa
pesan sederhana tetapi kuat, masyarakat terdampak bencana tidak boleh merasa
sendirian. Di saat rumah belum bisa ditempati dan kehidupan belum sepenuhnya
pulih, kehadiran negara diwujudkan melalui bantuan, kepedulian, dan tindakan
nyata. Dari satu paket sembako hingga perhatian kepada anak-anak di
pengungsian, semuanya menjadi bentuk kepedulian agar warga Reo dapat melewati
masa sulit ini dengan harapan bahwa mereka akan segera bangkit dan kembali
menata kehidupan.

Baca juga:  Pertumbuhan Bisnis Digital Kuartal II/2026 Bank Raya Menguat, Didukung oleh Produk Digital yang Inovatif

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA