Jateng Dorong Budaya Antikorupsi Lewat Program Sekolah Berintegritas

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya membangun sekolah berintegritas sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi yang berkarakter kuat.

Program ini tidak hanya menyasar para guru dan kepala sekolah, tetapi juga menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai integritas bagi para siswa.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa keberhasilan sekolah berintegritas berawal dari penyelenggara pendidikan.

Menurutnya, guru dan kepala sekolah harus lebih dulu menanamkan integritas dalam tata kelola sekolah.

“Sekolah berintegritas itu sebenarnya ada dua sisi. Dimulai dari penyelenggara sekolah, teman-teman guru dan kepala sekolah harus berintegritas di dalam mengelola sekolah,” ungkapnya saat membuka Gebyar Aktualisasi Sekolah Berintegritas jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Tengah, di Museum Ronggowarsito, Semarang, Selasa (23/9/2025).

Baca juga:  Menuju Efisiensi Digital, Kominfo Jateng Dorong Kebijakan Internet Satu Pintu untuk OPD 2026

Lebih dari 500 sekolah di Jawa Tengah berada di bawah naungan Pemprov, dengan jumlah siswa mencapai lebih dari satu juta anak.

Sumarno menegaskan, jika nilai integritas berhasil ditanamkan di sekolah, maka dampaknya akan luas bagi masa depan bangsa.

“Mudah-mudahan nilai-nilai integritas ini tertanam di hati anak-anak kita. Begitu nanti mereka terjun di masyarakat, baik di pemerintahan maupun dunia usaha, mereka akan mengedepankan integritas,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah, Sadimin, menuturkan bahwa pihaknya telah merumuskan sembilan nilai integritas yang ditanamkan dalam lingkungan sekolah.

Baca juga:  Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Nilai tersebut adalah: jujur, disiplin, peduli, mandiri, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

“Untuk siswa, nilai-nilai itu menjadi bekal karakter yang akan mereka bawa hingga dewasa. Sedangkan bagi tenaga pendidik, integritas bermakna tata kelola sekolah yang transparan, akuntabel, dan partisipatif,” jelasnya.

Sadimin menambahkan, sekolah berintegritas juga dapat menekan potensi korupsi, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.

“Dengan begitu, sekolah bisa benar-benar menjadi tempat yang dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Komitmen membangun budaya integritas ini selaras dengan pesan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Baca juga:  Pemprov Jateng Raih Penghargaan Kualitas Data Keluarga, Jadi Rujukan Kebijakan Sosial

Ia menegaskan agar para kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai manajer pendidikan, tetapi juga menjadi teladan nyata bagi para siswanya.

Menurutnya, sekolah yang berintegritas bukan hanya tempat belajar, melainkan juga wadah pembentukan karakter generasi masa depan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KEK dan Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Jawa Tengah 2025, Sumbang 1,87% PDRB
Dokter Spesialis Keliling Jangkau 88 Ribu Warga Jateng, Program Andalan Luthfi–Yasin Mendekati Target
Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken
Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen
Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025
Jawa Tengah Masih Bebas Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Tetap Waspada
Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:36 WIB

KEK dan Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Jawa Tengah 2025, Sumbang 1,87% PDRB

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33 WIB

Dokter Spesialis Keliling Jangkau 88 Ribu Warga Jateng, Program Andalan Luthfi–Yasin Mendekati Target

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:08 WIB

Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:38 WIB

Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:12 WIB

Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025

Berita Terbaru