Jasa Marga Perluas Akses Pasar UMKM Binaan, Wujudkan Produk Lokal Go Internasional melalui BTN Indonesia Fashion Week 2026

waktu baca 3 menit
Jumat, 31 Jul 2026 09:40 1 vritimes

Jakarta (30/07), PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi lima mitra binaan untuk berpartisipasi dalam BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung pada 29 Juli-2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Partisipasi UMKM binaan Jasa Marga di BTN IFW 2026 merupakan wujud nyata Perusahan dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong produk lokal agar berdaya saing global.

Lima mitra binaan yang difasilitasi Jasa Marga terdiri atas empat pelaku usaha batik (Batik Giat Mandiri Madura, Batik Sae Nadhilah, Batik Firda, dan Batik Dewi Febyta) serta satu pelaku usaha kerajinan kulit (Alghifari Leather). Keikutsertaan dalam ajang fesyen nasional tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk unggulan Wastra Nusantara kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar internasional.

Di kesempatan terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan, peran Jasa Marga tidak hanya menghadirkan layanan infrastruktur jalan tol yang andal, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca juga:  Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

“Dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi promosi, Perseroan berharap para pelaku usaha dapat terus berkembang, naik kelas, dan menjadi representasi kualitas produk Indonesia di pasar global,” ujar Rivan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus Presiden BTN Indonesia Fashion Week Poppy Dharsono mengatakan bahwa tema IFW 2026 yang mengangkat “Ulos Simetria” menjadi pengingat penting bagi industri mode Indonesia untuk terus menjaga keseimbangan antara nilai tradisi dan tuntutan perkembangan zaman.

“Melalui tema ini kita ingin menegaskan bahwa industri mode Indonesia harus terus menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, kearifan lokal dan persaingan global, serta antara nilai budaya dan masa depan industri kreatif. Inilah semangat yang menjadi landasan IFW 2026. Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan bagi terselenggaranya BTN IFW 2026. Mari kita jadikan IFW bukan hanya sebagai perayaan mode tetapi juga sebagai wujud semangat persatuan, inovasi, dan kebanggaan bangsa Indonesia,” kata Poppy.

Baca juga:  Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

BTN Indonesia Fashion Week 2026 turut dihadiri oleh perwakilan DPR RI dan DPD RI, Menteri Perdagangan, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri UMKM, Menteri Sosial, Direktur Network & Retail Funding PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Rully Setiawan, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatra Utara Kahiyang Ayu, perwakilan asosiasi, pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, serta para desainer dan pelaku industri fesyen nasional.

Partisipasi dalam BTN Indonesia Fashion Week 2026 melanjutkan konsistensi Jasa Marga dalam membuka peluang pasar bagi UMKM binaan. Sebelumnya, Perseroan juga memfasilitasi tiga mitra binaan di bidang kuliner, yaitu Sinjaya, Handong, dan Samloen Sedap Rasa, untuk mengikuti Pesta Wirausaha Bekasi 2026 yang berlangsung pada 27 Juli-2 Agustus 2026 di Pakuwon Mall Bekasi.

Baca juga:  Bitcoin Kembali ke US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Waspadai Risiko Inflasi dan Geopolitik yang Masih Membayangi Pasar

Melalui partisipasi tersebut, ketiga mitra binaan berkesempatan mempromosikan produk unggulannya secara langsung kepada masyarakat sekaligus mengikuti berbagai program pengembangan usaha. Produk yang ditawarkan merupakan kuliner khas lokal yang merepresentasikan kekayaan cita rasa Nusantara.

Keikutsertaan mitra binaan dalam berbagai pameran dan forum bisnis merupakan bagian dari strategi Jasa Marga untuk memperluas eksposur produk UMKM, memperkuat jejaring bisnis, serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Perusahaan dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, yaitu Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur. Dengan demikian, produk-produk lokal binaan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar internasional dan menjadi kebanggaan Indonesia di kancah global, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA