Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 26 sukses menggelar pendampingan pelatihan memasak inovatif bagi warga Kelurahan Palebon pada Rabu (04/02/26).
Bertempat di Aula Kelurahan, kegiatan kali ini fokus pada pembuatan Lele Krispi, sebuah upaya untuk meningkatkan nilai jual komoditas ikan lokal menjadi camilan bergizi dan bernilai ekonomi tinggi.
Suasana di Aula Kelurahan tampak semarak saat puluhan ibu-ibu mulai mempraktikkan teknik memfilet ikan hingga proses penepungan yang tepat agar menghasilkan tekstur krispi yang tahan lama.

Mahasiswa Kelompok 26 mendampingi setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku yang segar hingga tips meminimalisir aroma amis pada ikan lele.
Pemateri dari Kelompok 26 KKN UPGRIS menjelaskan bahwa pemilihan menu lele krispi bertujuan untuk memberikan variasi menu sehat bagi keluarga sekaligus peluang usaha baru.
“Lele seringkali hanya digoreng biasa. Melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa dengan sedikit kreativitas, lele bisa diolah menjadi kudapan modern yang disukai anak-anak dan berpotensi menjadi produk unggulan UMKM di Palebon,” jelasnya saat memberikan paparan teknis.

Salah satu perwakilan peserta pelatihan menyampaikan rasa senangnya atas bimbingan yang diberikan para mahasiswa.
“Ternyata membuat lele krispi yang renyah dan tidak berminyak ada tekniknya sendiri. Adik-adik mahasiswa sangat telaten mengajari kami dari awal sampai cara pengemasan agar menarik jika dijual,” ungkapnya.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi icip-icip bersama hasil olahan lele krispi yang telah dibuat. Melalui pendampingan ini, diharapkan warga Kelurahan Palebon tidak hanya mendapatkan pengetahuan memasak baru, tetapi juga terinspirasi untuk mandiri secara ekonomi melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.
Editor : Murni A














