FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FLOQ menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekosistem aset digital Indonesia dalam peluncuran International Crypto Exchange (ICEx) sebagai bursa kripto berlisensi di Indonesia. Peluncuran ICEx menjadi langkah penting dalam membangun infrastruktur pasar yang lebih transparan, terregulasi, dan mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri aset kripto nasional. FLOQ percaya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan komunitas akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan industri kripto yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif di Indonesia.

Jakarta, Indonesia — FLOQ menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan ekosistem aset digital Indonesia dalam acara industri yang diselenggarakan oleh ICEx Group, yang mempertemukan regulator, penyedia infrastruktur pasar, serta pelaku industri untuk membahas masa depan aset digital di Indonesia dalam kerangka regulasi yang semakin matang.

Acara ini menjadi momentum penting bagi industri aset digital nasional, seiring dengan transformasi sektor kripto menuju ekosistem keuangan yang lebih terstruktur melalui pembentukan bursa, lembaga kliring, dan kustodian aset kriptosebagai bagian dari arsitektur pasar yang baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah keynote presentation yang disampaikan oleh Ibu Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memaparkan arah kebijakan serta kerangka pengawasan dalam pengembangan ekosistem aset digital Indonesia.

Baca juga:  Lima Tahapan Setelah Isi DRH PPPK Paruh Waktu yang Wajib Diketahui

Dalam presentasinya, Ibu Friderica menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pasar yang kuat dan terintegrasi untuk memastikan pertumbuhan industri aset digital berjalan secara transparan, akuntabel, serta sejalan dengan stabilitas sistem keuangan nasional.

Data yang dipaparkan dalam sesi tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar Indonesia. Berdasarkan laporan yang disampaikan, Indonesia saat ini menempati posisi peringkat ke-7 dunia dalam Global Crypto Adoption Index menurut Chainalysis, dengan lebih dari 21 juta konsumen aset kripto dan 1.457 aset digital yang terdaftar dalam ekosistem. Nilai transaksi aset kripto secara year-to-date juga telah mencapai sekitar Rp75,83 triliun, mencerminkan pertumbuhan adopsi yang signifikan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ, turut menjadi pembicara dalam sesi panel bertajuk “Charting the Course: Indonesia’s Crypto Future Under a New Regulatory Era.” Dalam kesempatan tersebut, Yudhono Rawis hadir mewakili Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) bersama regulator dan pemimpin industri lainnya.

Diskusi panel bertajuk “Charting the Course: Indonesia’s Crypto Future Under a New Regulatory Era” dipandu oleh Pang Xue Kai, CEO ICEx Group, dan menghadirkan perwakilan regulator serta pelaku industri untuk membahas arah perkembangan ekosistem aset digital Indonesia di bawah kerangka regulasi yang baru. Panel ini menghadirkan Yogi Syamriadi, Kepala Divisi Pengawasan Pelaku dan SRO Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, bersama Yudhono Rawis, Chief Executive Officer & Founder FLOQ, serta Geoffrey James, Chief Product Officer Mobee.

Baca juga:  KAI Daop 2 Bandung Catat Kinerja Ketepatan Waktu KA Berangkat Pada Angkutan Lebaran 2026 Mencapai 99,80% Meningkat dari Angkutan Lebaran 2025, berikut 10 KA Favorit Pelanggan

Diskusi menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur pasar, kolaborasi antara regulator dan pelaku industri, serta inovasi produk dalam membangun ekosistem aset digital Indonesia yang semakin matang, transparan, dan berkelanjutan.

“Indonesia memiliki salah satu komunitas kripto paling dinamis di dunia,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ

“Seiring dengan semakin matangnya pasar, fokus industri kini bergeser dari sekadar membuka akses menuju pembangunan infrastruktur, tata kelola, dan kepercayaan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.”

Yudhono juga menyoroti perubahan perilaku investor di Indonesia, di mana banyak pengguna pertama kali memasuki dunia investasi melalui aset kripto sebelum kemudian mencari peluang investasi yang lebih luas untuk diversifikasi portofolio mereka.

Di FLOQ, tren ini tercermin dari meningkatnya minat terhadap aset tokenisasi yang dihadirkan melalui kolaborasi dengan xStocks, yang memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap perusahaan global dalam kelompok Magnificent 7 melalui format digital dan fractional ownership.

Baca juga:  Mahasiswa UNDIP Rancang Ulang Kaos Identitas Paguyuban Barongan New Putro Budoyo di Kendal

FLOQ juga menyampaikan apresiasi kepada ICEx Group atas inisiatifnya dalam mempertemukan regulator dan pelaku industri dalam dialog konstruktif mengenai masa depan ekosistem aset digital di Indonesia.

FLOQ turut memberikan selamat kepada Pang Xue Kai, CEO ICEx Group, atas kepemimpinannya dalam membangun fondasi infrastruktur pasar aset digital Indonesia serta mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

“Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari ekosistem yang tengah berkembang menuju sistem keuangan digital yang lebih transparan, aman, dan terintegrasi,” tambah Yudhono.

Ke depan, kolaborasi erat antara regulator, penyedia infrastruktur pasar, serta pelaku industri diyakini akan menjadi kunci dalam memastikan Indonesia tetap berada di garis depan dalam adopsi aset digital secara global.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. 

FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. 

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara
Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya
Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR
KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas
Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026
LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan
60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Berita Terbaru