DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah yang terus berkembang, pemerintah mengambil langkah kehati-hatian dengan mengimbau penundaan sementara keberangkatan jamaah umrah ke Arab Saudi.

Kebijakan ini mendapat dukungan dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Basri Agus, yang menilai keselamatan warga negara Indonesia harus ditempatkan di atas segala pertimbangan lainnya.

Hasan menegaskan bahwa ibadah umrah memang merupakan panggilan spiritual yang sangat dinanti umat Islam. Namun, di saat situasi global belum sepenuhnya kondusif, negara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan dan perlindungan jamaah.

“Ibadah umrah adalah panggilan suci, namun perlindungan dan keselamatan jamaah adalah tanggung jawab negara yang tidak bisa ditawar. Prinsip utamakan keselamatan (safety first) harus dikedepankan dalam setiap kebijakan,” ujar Hasan, Selasa (3/3/2026).

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Pendampingan dan Sosialisasi Digitalisasi Media Pembayaran bagi UMKM Lokal Menggunakan QRIS

Imbauan penundaan sementara ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia kepada otoritas terkait di Arab Saudi, termasuk Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk disosialisasikan kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Menurut Hasan, koordinasi lintas kementerian ini menunjukkan negara hadir secara nyata dalam memberikan perlindungan kepada warganya. Ia menyebut, langkah ini bukan bentuk pelarangan permanen, melainkan tindakan preventif sembari memantau perkembangan situasi secara real time.

“Keselamatan WNI, termasuk jamaah umrah, harus menjadi prioritas utama. Kita tidak boleh menutup mata terhadap potensi risiko yang bisa muncul,” katanya.

Baca juga:  Harga Cabai Merah Mulai Terkendali, Pemerintah Daerah Didesak Waspada Kenaikan Lokal

Hasan menyoroti sejumlah kemungkinan dampak yang perlu diantisipasi, mulai dari risiko keamanan akibat eskalasi konflik, kendala logistik perjalanan, hingga tekanan psikologis yang mungkin dirasakan jamaah di tengah situasi tidak menentu.

Data dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mencatat Indonesia merupakan salah satu negara pengirim jamaah umrah terbesar di dunia. Sebelum pandemi, jumlah jamaah asal Indonesia bahkan menembus lebih dari satu juta orang per tahun.

Angka tersebut menggambarkan betapa besarnya antusiasme umat Islam Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Ikut Bantu Posyandu Lansia dan Balita di RW 2 Desa Watuagung

Namun di sisi lain, besarnya jumlah jamaah juga berarti besarnya tanggung jawab negara dalam memastikan setiap perjalanan berlangsung aman dan lancar.

Hasan menilai, dengan jumlah jamaah yang begitu besar, keputusan penundaan sementara adalah bentuk kehati-hatian yang rasional. Ia menyebut pemerintah perlu mengambil langkah preventif ketimbang bersikap reaktif setelah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan
Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya
Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah
Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:20 WIB

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:09 WIB

DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:41 WIB

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:16 WIB

Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru