Berita  

DLH Tangsel Mulai Bersihkan Sampah Menggunung di Ciputat dan Serpong

DLH
Kondisi sekitar pasar Ciputat yang masih dipenuhi tumpukan sampah/Foto: Fatin Nurul

Jatengvox.com – Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan mulai membersihkan tumpukan sampah yang sempat menggunung di bahu jalan kawasan Ciputat dan Serpong. Sampah hasil pembersihan tersebut kemudian diangkut untuk diproses di fasilitas pengolahan TPS3R (reduce, reuse, recycle).

“Saat ini sudah mulai diangkut di beberapa wilayah. Saya minta arahan ke Dinas Lingkungan Hidup manfaatkan TPS3R dulu yang ada. Nanti TPS3R itu hanya sementara saja, setelahnya baru kita angkat ke TPA Cipeucang,” kata Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, dilansir Antara, Selasa (16/12/2025).

Baca juga:  Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat Cilegon

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menutupi tumpukan sampah menggunakan terpal dan menyemprotkan cairan khusus guna meminimalisir bau menyengat yang dapat mengganggu aktivitas warga sekitar.

Kondisi di bawah Flyover Ciputat yang sebelumnya menjadi titik terbanyak tumpukan sampah kini sudah bersih, (18/12)/Foto: Fatin Nurul Karisma

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian area telah tampak bersih dan aroma sampah tidak lagi terlalu menyengat.

Namun demikian, tumpukan sampah belum sepenuhnya dibersihkan dan masih terlihat di sejumlah titik, seperti di kawasan Pasar Ciputat dan sepanjang Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan.

Tak jarang didapati warga yang seenaknya membuang sampah rumah tangga di sekitar lokasi penumpukan sampah.

Baca juga:  Bank Raya (AGRO) Menggelar RUPST 2026

“Banyak yang suka buang sampah sembarangan yang pakai motor terus pergi gitu aja, jadi makin lama makin numpuk,” ujar Andi, pedagang di sekitar Pasar Ciputat.

Belum sepenuhnya diangkut, tumpukan sampah masih memenuhi bawah Flyover Ciputat/Foto: Fatin Nurul Karisma

Selain kurangnya kesadaran masyarakat, permasalahan sampah ini juga disebabkan oleh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan, yang mengalami kelebihan kapasitas seiring dengan tingginya volume sampah yang masuk setiap hari.

Keterbatasan daya tampung landfill membuat sampah menumpuk, baik di area TPA maupun di beberapa titik lain di dalam kota.

Situasi ini diperparah oleh akses jalan menuju zona landfill, khususnya ke landfill 2 dan 4, yang belum tertata optimal. Kondisi jalan yang rusak menghambat mobilisasi armada pengangkut sampah sehingga proses pembuangan tidak berjalan maksimal.

Baca juga:  Perkuat Kapasitas dan Kelancaran Lalu Lintas, Pelebaran Ruas Surabaya–Gempol Tingkatkan Kenyamanan Perjalanan di Koridor Trans Jawa

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan untuk sementara menutup TPA Cipeucang lantaran tengah merencanakan pembangunan beberapa landfill atau TPA sampah baru, serta penataan terasering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *