DLH Tangsel Mulai Bersihkan Sampah Menggunung di Ciputat dan Serpong

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi sekitar pasar Ciputat yang masih dipenuhi tumpukan sampah/Foto: Fatin Nurul

Kondisi sekitar pasar Ciputat yang masih dipenuhi tumpukan sampah/Foto: Fatin Nurul

Jatengvox.com – Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan mulai membersihkan tumpukan sampah yang sempat menggunung di bahu jalan kawasan Ciputat dan Serpong. Sampah hasil pembersihan tersebut kemudian diangkut untuk diproses di fasilitas pengolahan TPS3R (reduce, reuse, recycle).

“Saat ini sudah mulai diangkut di beberapa wilayah. Saya minta arahan ke Dinas Lingkungan Hidup manfaatkan TPS3R dulu yang ada. Nanti TPS3R itu hanya sementara saja, setelahnya baru kita angkat ke TPA Cipeucang,” kata Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, dilansir Antara, Selasa (16/12/2025).

Baca juga:  Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menutupi tumpukan sampah menggunakan terpal dan menyemprotkan cairan khusus guna meminimalisir bau menyengat yang dapat mengganggu aktivitas warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi di bawah Flyover Ciputat yang sebelumnya menjadi titik terbanyak tumpukan sampah kini sudah bersih, (18/12)/Foto: Fatin Nurul Karisma

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian area telah tampak bersih dan aroma sampah tidak lagi terlalu menyengat.

Namun demikian, tumpukan sampah belum sepenuhnya dibersihkan dan masih terlihat di sejumlah titik, seperti di kawasan Pasar Ciputat dan sepanjang Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan.

Tak jarang didapati warga yang seenaknya membuang sampah rumah tangga di sekitar lokasi penumpukan sampah.

Baca juga:  KKN Kelompok 38 UPGRIS Jalin Silaturahmi dengan Ketua RW 01 Watuagung untuk Gali Potensi Lokal

“Banyak yang suka buang sampah sembarangan yang pakai motor terus pergi gitu aja, jadi makin lama makin numpuk,” ujar Andi, pedagang di sekitar Pasar Ciputat.

Belum sepenuhnya diangkut, tumpukan sampah masih memenuhi bawah Flyover Ciputat/Foto: Fatin Nurul Karisma

Selain kurangnya kesadaran masyarakat, permasalahan sampah ini juga disebabkan oleh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan, yang mengalami kelebihan kapasitas seiring dengan tingginya volume sampah yang masuk setiap hari.

Keterbatasan daya tampung landfill membuat sampah menumpuk, baik di area TPA maupun di beberapa titik lain di dalam kota.

Situasi ini diperparah oleh akses jalan menuju zona landfill, khususnya ke landfill 2 dan 4, yang belum tertata optimal. Kondisi jalan yang rusak menghambat mobilisasi armada pengangkut sampah sehingga proses pembuangan tidak berjalan maksimal.

Baca juga:  Kemenparekraf Tegas Perangi Pembajakan, Dorong Perfilman Nasional Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan untuk sementara menutup TPA Cipeucang lantaran tengah merencanakan pembangunan beberapa landfill atau TPA sampah baru, serta penataan terasering.

Penulis : Fatin Nurul Kharisma

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan
Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan
Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya
Bitcoin Uji US$75.000 di Tengah Ketegangan Iran dan Lonjakan Risiko Energi Global
Adyatama Tour Gandeng Amazing Thailand, Tawarkan Gratis Thai Wellness untuk Wisatawan Indonesia
LRT Jabodebek Jaga Ketepatan Waktu di Atas 99% di Tengah Tingginya Mobilitas Perkotaan
MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang
Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:04 WIB

Adyatama Tour Gandeng Amazing Thailand, Tawarkan Gratis Thai Wellness untuk Wisatawan Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 14:04 WIB

LRT Jabodebek Jaga Ketepatan Waktu di Atas 99% di Tengah Tingginya Mobilitas Perkotaan

Berita Terbaru

Berita

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:03 WIB

Berita

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:03 WIB