Ciptakan Ramah Lingkungan, Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Gelar Sosialisasi Pembuatan Ecoprint di SD N 01 Mlilir

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Dalam rangka mewujudkan ramah lingkungan, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 10 menggelar sosialisasi pembuatan ecoprint di SD N 01 Mlilir kelas 4 pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja divisi Ekonomi Kreatif dan kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan siswa pentingnya memanfaatkan alam dengan baik.

Sehingga, secara tidak langsung mereka berkontribusi dalam pelestarian alam.

Sosialisasi ini disambut dengan baik oleh pihak sekolah, terutama oleh kepala sekolah yang memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

Baca juga:  Dukung Ekonomi Lokal, KKN Reguler 85 UIN Walisongo Beri Banner Promosi UMKM di Wisata Air Kalikesek

“Saya sangat senang tim KKN UIN Walisongo mau memberikan sosialisasi ecoprint kepada siswa SD N 01 Mlilir, program ini tidak hanya berdampak pada keterampilan siswa tapi juga kesadaran siswa untuk melestarikan alam,” ujar Umi sebagai kepala sekolah.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 WIB, dengan diawali ice breaking, pemaparan materi, dan dilanjutkan praktik membuat ecoprint pada tote bag yang telah disediakan oleh tim KKN.

Kegiatan berlangsung interaktif, begitupun suasana kelas yang sangat antusias terhadap pembuatan ecoprint.

Salah satu mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang memberikan harapan besar terhadap kegiatan ini, agar melalui kegiatan ini dapat memberikan dampak positif kepada siswa kelas 4 untuk menyadari pentingnya kelestarian lingkungan.

Baca juga:  Komisi Reformasi Polri Gandeng Publik, Akademisi, dan Aktivis untuk Wujudkan Perubahan

“Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan dan meningkatkan kreativitas siswa,” ujar Shinta sebagai mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang.

Pembuatan ecoprint pada tote bag ini tidak hanya mengenai penciptaan seni, akan tetapi juga mendorong kesadaran lingkungan sekaligus kreativitas lokal.

Adapun hasil kegiatan ini yakni menjadi langkah awal untuk mendukung pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

 

Farida Putri Ramadhani/KKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis
Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga
Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra
Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana
Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara
IRA Hadir dengan Harga Agresif! Mampukah Layanan 5G FWA Ini Menjadi Penantang Fiber?
Pemerintah Siapkan Anggaran Pemulihan Rp51,82 Triliun untuk Bencana Sumatra, Masih Bisa Bertambah
Dampingi Anak Terdampak Banjir, Kemenkomdigi Perluas Layanan Psikososial di Kota Padang

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:46 WIB

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:49 WIB

Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga

Senin, 8 Desember 2025 - 16:12 WIB

Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra

Senin, 8 Desember 2025 - 15:04 WIB

Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana

Senin, 8 Desember 2025 - 11:53 WIB

Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara

Berita Terbaru