BNI Siap Genjot Kredit Produktif Usai BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen.

Langkah ini dipandang sebagai stimulus penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Kebijakan moneter yang lebih longgar tersebut langsung disambut positif oleh industri perbankan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi salah satu bank besar yang menyatakan siap mengoptimalkan peluang dari penurunan suku bunga ini.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa penurunan suku bunga acuan membuka ruang bagi perbankan untuk memperkuat pembiayaan dengan biaya dana yang lebih efisien.

Baca juga:  Dukung Ekonomi Lokal, KKN Reguler 85 UIN Walisongo Beri Banner Promosi UMKM di Wisata Air Kalikesek

“Momentum ini sangat tepat untuk mendorong penyaluran kredit produktif, sejalan dengan upaya pemerintah menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Dengan biaya bunga yang lebih rendah, dunia usaha diyakini akan lebih leluasa melakukan ekspansi.

Sektor riil pun mendapat dorongan untuk berkembang, sementara daya beli masyarakat berpeluang pulih lebih cepat.

BNI menargetkan penyaluran pembiayaan akan diarahkan pada sektor-sektor prioritas yang langsung menyentuh masyarakat.

Mulai dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perumahan rakyat, perdagangan, hingga industri.

Langkah ini diharapkan mampu memperluas lapangan kerja sekaligus menggerakkan roda perekonomian di tingkat akar rumput.

Baca juga:  Lomba PKK Desa Delik Jadi Ajang Seru Kekompakan Bersama KKN UPGRIS

Meski begitu, BNI tetap menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian. Penyaluran kredit akan dijaga keseimbangannya dengan kualitas aset agar pertumbuhan yang dikejar tetap sehat dan berkelanjutan.

Okki menambahkan, kombinasi stimulus moneter dari BI dengan kebijakan fiskal pemerintah memberi alasan kuat untuk optimis.

“Prospek pertumbuhan kredit BNI semakin solid dan diharapkan bisa memberi kontribusi positif bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

Kebijakan BI ini juga menjadi sinyal bahwa ruang untuk memperkuat likuiditas dan menekan beban bunga kredit semakin terbuka.

Bagi BNI, momentum ini akan dimanfaatkan untuk memperbesar perannya dalam mendorong pembiayaan produktif, sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah dan investor terhadap sektor perbankan Indonesia.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Kunjungan Kewirausahaan ke UMKM Ceriping Gondangsari

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Siswa Difabel Tampil Percaya Diri di D’Modifest 2026 Semarang, Panggung Inklusif yang Menggetarkan Hati
ASN Turun Tangan Bersihkan Kantor, Gerakan Jateng ASRI Kian Nyata di Jalan Pahlawan Semarang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Senin, 2 Maret 2026 - 06:21 WIB

PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:25 WIB

Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Berita Terbaru