Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 25 Maret 2026 – Kondisi ekonomi global saat ini tengah berada dalam fase penuh ketidakpastian yang dipicu oleh kombinasi tekanan politik. Di tengah dinamika pasar ini, Bittime terus memperkuat ekosistemnya dengan meluncurkan pasangan perdagangan baru HYPE/USDT guna memberikan opsi likuiditas yang lebih luas bagi investor kripto di Indonesia.

Sebelumnya, dinamika politik di Amerika Serikat terus menjadi sorotan di mana desakan terhadap Bank Sentral AS atau The Fed untuk segera menurunkan suku bunga semakin menguat. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban utang nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data pasar terkini, kebijakan suku bunga rendah diprediksi akan meningkatkan likuiditas pasar, yang pada akhirnya berpotensi mengalirkan dana segar ke aset-aset inovatif seperti aset kripto.

Baca juga:  APBN 2026 Siapkan Dana Darurat Bencana hingga Rp60 Triliun, Pemerintah Pastikan Respons Cepat dan Fleksibel

Namun, aspirasi ekonomi tersebut harus berhadapan dengan realitas konflik di Timur Tengah yang memicu fluktuasi tajam pada harga minyak mentah dunia. Kenaikan harga komoditas energi ini memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, memaksa pasar untuk mempertimbangkan kemungkinan suku bunga tetap berada di level tinggi demi mengontrol laju harga barang. Situasi makroekonomi yang tidak menentu ini secara tidak langsung berdampak pada volatilitas aset digital global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah gejolak tersebut, Bittime menjawab kebutuhan investor akan aset yang memiliki utilitas riil di sektor derivatif dengan menghadirkan pair HYPE/USDT. Hal ini ditujukan agar pengguna Bittime dapat dengan mudah melakukan deposit dan perdagangan dengan pasangan HYPE/USDT.

Baca juga:  Rumah Sri Mulyani Dijarah Massa Misterius di Bintaro: Penjarahan Terjadi Dua Gelombang

Lebih lanjut, Bittime juga menghadirkan fitur Flexible Staking $HYPE sebagai solusi bagi investor untuk memaksimalkan aset mereka tanpa perlu mengunci asetnya dalam periode tertentu.

Fitur ini menawarkan reward harian dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 10% bagi pengguna baru, dan APY 4.00% bagi pengguna lama. Langkah ini diharapkan menjadi jembatan likuiditas bagi investor yang ingin tetap produktif meskipun pasar global sedang fluktuatif.

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan mudah diakses.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SD Negeri 1 Cacaban Bijak dalam Memilah Sampah

Kenaikan harga komoditas energi ini dapat memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, sehingga mendorong pasar untuk mempertimbangkan kemungkinan suku bunga tetap berada di level tinggi demi mengontrol laju harga barang. Situasi makroekonomi yang tidak menentu ini secara tidak langsung berdampak pada volatilitas aset digital global.

Perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap investor untuk terus melakukan riset mandiri dan berdiskusi dengan komunitas terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026
LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan
60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset
Mengapa Generasi Muda Mulai Tertarik pada Dunia Investasi
Edutrain KAI Bandara Sumatera Utara Layani 69 Ribu Peserta Sepanjang 2025
Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara
Pemutaran Film Chak De India di Bandung Perkuat Diplomasi India–Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?

Kamis, 16 April 2026 - 16:03 WIB

Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

Kamis, 16 April 2026 - 16:03 WIB

Mengapa Generasi Muda Mulai Tertarik pada Dunia Investasi

Berita Terbaru