Jatengvox.com – Sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendorong kreativitas warga, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 28 Kelurahan Kalicari menyelenggarakan kegiatan Workshop Daur Ulang Tutup Botol bersama warga RT 3 RW 4 Kelurahan Kalicari.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di halaman rumah Bapak Tri selaku Ketua RT 3 RW 4, yang dipilih sebagai lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh warga sekitar.
Workshop ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Ibu-ibu PKK RT 3 RW 4, anggota Karang Taruna, hingga bapak dan ibu warga setempat.

Keterlibatan lintas usia dan kelompok masyarakat ini menjadi salah satu keunggulan kegiatan, karena membuka ruang kolaborasi, kebersamaan, serta saling bertukar ide antarwarga.
Kegiatan pelatihan dipandu langsung oleh mahasiswa KKN UPGRIS yang telah melakukan persiapan materi, alat, dan bahan sebelumnya.
Untuk memastikan pelatihan berjalan efektif dan seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, peserta dibagi menjadi lima kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 7–8 orang.
Pembagian kelompok ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kerja sama, komunikasi, dan rasa kebersamaan antar peserta.
Dalam workshop tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pengelolaan limbah plastik, khususnya tutup botol, yang sering kali dianggap tidak bernilai dan berakhir sebagai sampah.

Melalui pelatihan ini, tutup botol diolah menjadi produk kerajinan tangan berupa gantungan kunci dan bros, yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga memiliki potensi nilai jual apabila dikembangkan secara berkelanjutan.
Proses pembuatan kerajinan diawali dengan melelehkan tutup botol plastik menggunakan setrika. Agar proses aman dan hasil lebih rapi, tutup botol terlebih dahulu dilapisi dengan baking paper.
Setelah meleleh dan menyatu, bahan kemudian dicetak menggunakan cetakan cookies atau kue kering dengan berbagai bentuk menarik.
Tahap akhir dilakukan dengan pemotongan dan perapian menggunakan gunting, sehingga menghasilkan produk kerajinan yang siap digunakan maupun dipasarkan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana workshop terlihat hidup dan penuh antusiasme.
Para peserta tampak aktif mengikuti arahan, saling berdiskusi dalam kelompok, serta tidak ragu untuk bertanya kepada mahasiswa KKN apabila mengalami kesulitan.
Rasa kegembiraan terlihat jelas ketika hasil kerajinan berhasil terbentuk, bahkan beberapa peserta langsung mencoba mengenakan bros dan gantungan kunci hasil karya mereka sendiri.
Bapak Tri selaku Ketua RT 3 RW 4 Kelurahan Kalicari menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini.
Ia menilai bahwa workshop daur ulang tutup botol merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi warga, tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga dari sisi ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberikan keterampilan baru bagi warga. Ke depannya, saya berharap pelatihan ini bisa dikembangkan menjadi salah satu produk wirausaha milik Ibu PKK, sehingga dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan workshop ini, mahasiswa KKN UPGRIS bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah plastik, serta mengajak warga untuk lebih bijak dalam memanfaatkan limbah rumah tangga.
Selain itu, pelatihan ini juga diarahkan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya Ibu PKK dan Karang Taruna, agar memiliki keterampilan kreatif yang dapat dikembangkan menjadi usaha kecil berbasis kerajinan daur ulang.
Lebih dari sekadar pelatihan keterampilan, workshop ini menjadi sarana edukasi lingkungan dan pemberdayaan sosial yang diharapkan mampu menciptakan perubahan pola pikir masyarakat, dari yang sebelumnya memandang sampah sebagai beban, menjadi peluang yang bernilai.
Dengan dukungan dan pengembangan berkelanjutan, kegiatan ini berpotensi menjadi contoh praktik baik yang dapat ditiru oleh wilayah lain.
Melalui sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat, Workshop Daur Ulang Tutup Botol ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi Kelurahan Kalicari, baik dalam menjaga kelestarian lingkungan maupun dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian ekonomi warga.
Editor : Murni A














