BRI Finance Siap Kebanjiran Nasabah Multiguna Pasca Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 27 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memproyeksikan peningkatan signifikan permintaan pembiayaan multiguna pasca periode lebaran 2026, seiring dengan meningkatnya kebutuhan likuiditas masyarakat setelah fase konsumsi musiman.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan baru industri multifinance pada Januari 2026 mencapai Rp78,16 triliun, dengan segmen multiguna mendominasi sebesar 47,47% atau setara Rp37,10 triliun. Sementara itu, pembiayaan investasi tercatat Rp18,72 triliun dan modal kerja Rp17,04 triliun.

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai dominasi pembiayaan multiguna didorong oleh dua faktor utama, yakni tingginya kebutuhan dana cepat di masyarakat serta kemudahan akses pinjaman berbasis agunan seperti BPKB kendaraan.

Ia juga menyoroti adanya fenomena monetisasi aset kendaraan, di mana tingginya kepemilikan sepeda motor dan mobil di Indonesia menjadi potensi besar bagi pertumbuhan debitur potensial. Di sisi lain, dari perspektif industri, pembiayaan multiguna menawarkan imbal hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan jenis pembiayaan lainnya, meskipun disertai dengan risiko gagal bayar yang lebih besar.

“Ke depan, kredit multiguna akan tetap menjadi tren utama, dengan tingkat persaingan yang tidak hanya datang dari KTA perbankan, tetapi juga dari platform pembiayaan digital seperti paylater,” ujar Bhima.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 25 Edukasi Siswa SDN Gebugan 02 Untuk Bijak Bermedia Sosial

Menanggapi dinamika tersebut, Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan strategi untuk menangkap peluang pertumbuhan, khususnya pada momentum pasca lebaran yang secara historis diikuti peningkatan kebutuhan dana tunai.

“Pasca Lebaran, kebutuhan dana masyarakat biasanya meningkat, baik untuk keperluan konsumsi maupun produktif. Kami melihat potensi lonjakan nasabah baru di segmen multiguna, dan BRI Finance siap mengoptimalkan peluang tersebut dengan pendekatan yang terukur,” ujar Wahyudi.

Namun demikian, BRI Finance juga mencermati sejumlah tantangan yang dihadapi industri, termasuk tekanan inflasi yang berpotensi mempengaruhi kemampuan bayar debitur, serta ketidakpastian global yang berdampak pada harga energi dan pangan. Untuk itu, BRI Finance menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kualitas portofolio di tengah ekspansi bisnis.

Baca juga:  Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

“Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, mulai dari analisis kemampuan bayar, kualitas agunan, hingga pemetaan risiko wilayah. Pertumbuhan harus diiringi dengan kualitas pembiayaan yang sehat,” tegas Wahyudi.

Lebih lanjut, BRI Finance menilai bahwa segmen multiguna akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan industri dalam jangka menengah. Dengan dukungan ekosistem BRI Group serta penguatan kapabilitas digital, BRI Finance optimistis dapat memanfaatkan momentum pasca Lebaran untuk memperluas basis nasabah, sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe
Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal
Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik
Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar
FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000
Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong
Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI
Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:02 WIB

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:02 WIB

Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:03 WIB

Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:03 WIB

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:03 WIB

FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000

Berita Terbaru

Berita

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Minggu, 29 Mar 2026 - 10:02 WIB