Jatengvox.com – Seni barongan merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Kelurahan Karangsari yang masih dipertahankan melalui berbagai pementasan lokal.
Dalam setiap pertunjukan, tata rias memegang peran penting untuk membentuk karakter serta memperkuat ekspresi pemain.
Namun, penggunaan alat dan bahan rias sering kali dilakukan tanpa mempertimbangkan aspek keamanan dan kesehatan kulit.
Praktik tersebut berpotensi menimbulkan iritasi, alergi, hingga gangguan kulit apabila digunakan secara berulang dalam jangka waktu panjang.
Berangkat dari kondisi tersebut, dilaksanakan program sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran pelaku seni terhadap pentingnya penggunaan alat dan bahan rias yang aman.
Kegiatan ini dilaksanakan pada periode KKN di Kelurahan Karangsari dan menyasar anggota kelompok seni barongan, khususnya pemain yang secara langsung menggunakan riasan saat pertunjukan.
Materi sosialisasi difokuskan pada cara memilih produk yang sesuai standar, memahami komposisi bahan, serta menjaga kebersihan dan penyimpanan alat rias secara tepat.
Pelaksanaan kegiatan menyesuaikan waktu luang para anggota kelompok seni, mengingat sebagian diantaranya memiliki pekerjaan utama di luar aktivitas kesenian.
Penjadwalan yang fleksibel dilakukan agar kegiatan tetap dapat diikuti secara optimal tanpa mengganggu tanggung jawab pekerjaan maupun aktivitas pribadi peserta.
Program ini dirancang sebagai respons atas kebiasaan penggunaan kosmetik secara sederhana tanpa seleksi yang tepat.
Melalui pendekatan edukatif dan diskusi interaktif, peserta diberikan pemahaman bahwa kualitas pertunjukan tidak hanya ditentukan oleh tampilan visual, tetapi juga oleh keselamatan dan kesehatan para pemain secara menyeluruh.
Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran kolektif mengenai praktik rias panggung yang lebih aman dan higienis.
Sosialisasi dilakukan melalui pemaparan materi, penjelasan contoh produk, serta sesi tanya jawab agar peserta memperoleh pemahaman yang aplikatif.
Dengan demikian, kelompok seni barongan di Kelurahan Karangsari diharapkan mampu mempertahankan tradisi budaya sekaligus menerapkan standar keamanan yang lebih baik dalam setiap pementasan secara konsisten dan berkelanjutan.
Penulis : Audrey Yaffa Ramadhaniza
Editor : Murni A














