Pesantren Kilat di Masjid Al-Ikhlas Desa Leyangan, Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Karakter Religius Generasi Muda

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Pesantren Kilat yang diselenggarakan di Masjid Al-Ikhlas, RW 09 Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini digelar pada Selasa, 24 Februari 2026, sebagai bagian dari rangkaian program keagamaan Ramadan yang bertujuan menanamkan nilai spiritual serta meningkatkan semangat belajar agama bagi anak-anak dan remaja setempat.

Program tersebut diikuti oleh santri TPA, siswa sekolah dasar, hingga remaja di lingkungan RW 09.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak sore hari, para peserta telah memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dipandu oleh mahasiswa KKN UPGRIS.

Suasana religius dan kebersamaan terasa kuat, mencerminkan semangat Ramadan yang sarat dengan nilai ibadah dan kepedulian sosial.

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama. Mahasiswa KKN membimbing peserta membaca ayat suci secara bergiliran serta memberikan arahan sederhana mengenai tajwid dan makharijul huruf.

Baca juga:  Monster Jam di Grand Galaxy Park Bekasi, Hadirkan Pengalaman Seru Penuh Aksi untuk Keluarga

Pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan kelancaran membaca sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah interaktif yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa KKN.

Materi yang diangkat menitikberatkan pada pentingnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Penyampaian dilakukan dengan bahasa yang komunikatif agar mudah dipahami peserta.

Beberapa pertanyaan juga diajukan kepada anak-anak untuk menjaga keterlibatan dan antusiasme mereka selama kegiatan berlangsung.

Koordinator kegiatan mahasiswa KKN UPGRIS Desa Leyangan, Hildan Firman A., menyampaikan bahwa Pesantren Kilat ini dirancang sebagai sarana pembinaan karakter sekaligus penguatan spiritual generasi muda di lingkungan masjid.

“Kegiatan ini tidak hanya mengisi waktu Ramadan dengan aktivitas yang bermanfaat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak dan remaja. Kami ingin menanamkan nilai akhlak, kedisiplinan, serta semangat mencintai masjid sebagai pusat kegiatan positif,” ujarnya.

Baca juga:  Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor

Menurut Hildan, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan konsep kegiatan yang edukatif dan interaktif agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mampu memahami serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN memutar video islami yang memuat pesan moral dan inspiratif.

Media visual tersebut dipilih agar materi lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Peserta terlihat antusias menyimak tayangan hingga selesai, terutama saat disampaikan pesan tentang kejujuran, tolong-menolong, dan semangat menuntut ilmu.

Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, Pak Mindarto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS membawa semangat baru bagi anak-anak dan remaja di lingkungan masjid.

“Kami menyambut baik kegiatan Pesantren Kilat ini. Anak-anak menjadi lebih bersemangat datang ke masjid dan mengikuti kegiatan keagamaan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi generasi muda di RW 09,” tuturnya.

Baca juga:  Program PMT Jadi Andalan Pencegahan Stunting di Desa Sojomerto: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Turut Berpartisipasi

Melalui program Pesantren Kilat ini, mahasiswa KKN UPGRIS tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata dalam membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.

Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana pembelajaran yang hangat, edukatif, dan inspiratif.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.

Dengan demikian, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan melalui Pesantren Kilat ini diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak-anak dan remaja di Desa Leyangan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge
Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan
Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia
Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up
Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%
Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di Rumah Singgah Menginspirasi Gerakan Sosial Baru Smart Salary
Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:03 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

Senin, 20 April 2026 - 13:03 WIB

Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 12:03 WIB

Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

Berita Terbaru