Jatengvox.com – Isu kesehatan mental di kalangan remaja menjadi perhatian serius mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).
Sebagai bentuk kepedulian nyata, tim KKN UPGRIS menggelar sosialisasi bertajuk “Mindset Reset” bagi para remaja di wilayah RW 08, Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026 ini dihadiri oleh remaja setempat.
Fokus utama sosialisasi ini adalah mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan mental, serta bagaimana membangun pola pikir (mindset) yang positif dalam menghadapi tekanan sosial.

Ketua Panitia Pelaksana, Tessa Adrian, mengungkapkan bahwa pemilihan tema ini didasari oleh banyaknya fenomena burnout dan kecemasan tinggi yang dialami remaja akibat paparan media sosial.
“Kami melihat remaja saat ini sangat rentan terpapar standar hidup orang lain di media sosial. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mereka melakukan ‘reset’ pada cara berpikir mereka—agar lebih fokus pada pengembangan diri sendiri daripada membanding-bandingkan hidup dengan orang lain,” ujar Rendy.
Tak hanya sekadar ceramah, mahasiswa KKN UPGRIS mengemas acara ini dengan metode interaktif, meliputi:
Sesi Deep Talk: Berbagi keluh kesah mengenai tekanan sekolah dan pergaulan.
Tips Manajemen Stres: Teknik pernapasan dan metode journaling sederhana.
Analisis Pola Pikir: Membedakan antara Fixed Mindset dan Growth Mindset.
Ketua RW 08 Kelurahan Gemah menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, edukasi mengenai kesehatan mental masih jarang menyentuh level lingkungan RT/RW.
“Kami sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa UPGRIS. Remaja di sini memang butuh bimbingan seperti ini supaya tidak salah arah dan punya mental yang kuat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap para remaja di Kelurahan Gemah dapat menjadi agen perubahan bagi teman sebaya mereka.
Kesehatan mental bukan lagi menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan, melainkan sebuah pondasi penting untuk masa depan yang lebih baik.
Editor : Murni A














