175 KK Terdampak Tanah Gerak di Sirampog Brebes, Pemprov Jateng Siapkan Huntara dan Relokasi Aman

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bencana tanah gerak kembali menguji ketahanan warga di wilayah perbukitan Kabupaten Brebes.

Sebanyak 175 kepala keluarga atau 532 jiwa di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat pergerakan tanah yang belum sepenuhnya berhenti.

Sebagian besar warga kini mengungsi demi keselamatan. Retakan tanah yang terus meluas dan kondisi lereng yang labil membuat kawasan tersebut belum aman untuk dihuni kembali, terutama saat hujan deras mengguyur.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau lokasi pengungsian sekaligus memimpin rapat penanganan serta penyerahan bantuan di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al Munawir, Sirampog, Rabu (18/2/2026).

Baca juga:  Dorong Tumenggung Bahurekso Jadi Pahlawan Nasional, Pegiat Sejarah dan Seniman Gelar Rangkaian Kegiatan di Kendal

Dalam keterangannya, Luthfi menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan warga dan memastikan mereka tidak kembali ke zona rawan.

“Untuk tanah gerak ini yang bisa dilakukan adalah memindah orang dan barang,” ujarnya tegas.

Menurutnya, percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) akan segera dilakukan di lokasi yang telah dinyatakan aman secara teknis.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Badan Geologi Kementerian ESDM guna memastikan titik relokasi benar-benar bebas dari potensi pergerakan tanah lanjutan.

Huntara direncanakan dibangun di lahan petak 34G milik KPH Perhutani Pekalongan Barat.

143 Rumah Terdampak, Akses Jalan Ambles

Data dari BPBD Kabupaten Brebes mencatat sedikitnya 143 rumah terdampak. Rinciannya, 10 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 124 rumah lainnya dalam kondisi terancam. Selain itu, dua tempat ibadah dan dua fasilitas pendidikan ikut terdampak.

Baca juga:  Pelatihan Kehumasan Salimah Jawa Tengah, Tingkatkan Kapasitas Komunikasi Publik

Tak hanya bangunan, akses utama jalan desa sepanjang kurang lebih 700 meter juga ambles. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga dan distribusi bantuan.

Pergerakan tanah dilaporkan masih aktif. Tingginya curah hujan di wilayah perbukitan Sirampog memperparah situasi.

Arah longsoran bergerak ke barat daya dengan potensi pergerakan susulan yang masih cukup tinggi.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah secara tegas meminta warga tidak kembali ke rumah masing-masing demi menghindari risiko korban jiwa.

Pengungsian saat ini dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al-Munawir, Dukuh Limbangan.

Baca juga:  Banjir Bandang Terjang Desa Sumberrejo Jepara, Ratusan Rumah Warga Terdampak

Dapur umum telah didirikan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memastikan kebutuhan makanan warga terpenuhi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan senilai total Rp175,97 juta.

Bantuan tersebut berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah, di antaranya BPBD Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta PMI.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengapresiasi respons cepat pemerintah provinsi.

Menurutnya, kehadiran langsung gubernur bersama jajaran OPD menjadi bukti keseriusan dalam menangani bencana.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Layanan NIB Gratis di Kecamatan Toroh Grobogan Disambut Antusias Pelaku UMKM
Zulhas Tinjau SPPG di Banjarnegara, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Siap Menjangkau Masyarakat
Boyolali Dipilih untuk Investasi Air Minum Asal China Senilai Rp160 Miliar
Banjir Bandang Terjang Desa Sumberrejo Jepara, Ratusan Rumah Warga Terdampak
Dua Korban Longsor Kembali Ditemukan di Pandanarum Banjarnegara, Pencarian Terkendala Hujan Deras
PD Salimah Kendal Sinergi Dengan DP2KBP2PA Kendal Gelar Kelas Serasi untuk Mencegah Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Penelantaran Keluarga
Bupati Kendal Berikan Apresiasi kepada Guru dan Siswa SMPN 2 Cepiring, Pemecah Rekor Muri
Duta Insan Perintis Kendal Ajak Pemuda Kendal Tingkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:16 WIB

175 KK Terdampak Tanah Gerak di Sirampog Brebes, Pemprov Jateng Siapkan Huntara dan Relokasi Aman

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:18 WIB

Layanan NIB Gratis di Kecamatan Toroh Grobogan Disambut Antusias Pelaku UMKM

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:05 WIB

Zulhas Tinjau SPPG di Banjarnegara, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Siap Menjangkau Masyarakat

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:41 WIB

Boyolali Dipilih untuk Investasi Air Minum Asal China Senilai Rp160 Miliar

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:33 WIB

Banjir Bandang Terjang Desa Sumberrejo Jepara, Ratusan Rumah Warga Terdampak

Berita Terbaru