Mahasiswa KKN UNDIP Dorong UMKM Unggulan Naik Kelas Lewat Literasi Digital dan Penguatan Usaha

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Jan 2026 19:00 23 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pendampingan literasi digital kepada salah satu pelaku UMKM di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, yaitu Sambel Uleg IQ pada Selasa, 27 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas melalui penguatan manajemen usaha dan pemanfaatan teknologi digital.

Pendampingan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada beberapa aspek utama, di antaranya standarisasi branding, pembuatan dan optimalisasi kanal penjualan, pengenalan strategi ekspor, serta penataan letak tempat produksi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 24 UIN Walisongo Lakukan Survei dan Pendampingan UMKM Keripik Lokal

Dalam aspek standarisasi branding, mahasiswa KKN UNDIP membantu penataan identitas merek, desain kemasan, serta konsistensi tampilan produk agar lebih profesional dan memiliki daya tarik pasar.

Selanjutnya, mahasiswa turut mendampingi pembuatan kanal penjualan berbasis digital guna memperluas jangkauan pemasaran, sehingga produk tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga berpotensi menembus pasar yang lebih luas.

Pendampingan strategi ekspor juga diberikan sebagai wawasan awal bagi pelaku UMKM mengenai peluang pasar internasional, standar kualitas produk, serta pentingnya kesiapan administrasi dan kemasan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T UNDIP Dampingi UMKM Karangsari Bangun Identitas Visual dan Promosi di CFD

Selain itu, mahasiswa KKN UNDIP membantu melakukan penataan ulang tempat produksi dengan mempertimbangkan efisiensi alur kerja, kebersihan, serta kerapian ruang produksi guna meningkatkan produktivitas.

Salah satu perwakilan mahasiswa KKN UNDIP menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang agar dapat langsung diterapkan oleh pelaku usaha.

“Kami berupaya mendampingi UMKM secara menyeluruh, mulai dari penguatan identitas produk hingga kesiapan produksi, sehingga pelaku usaha memiliki arah pengembangan yang lebih jelas,” ujarnya.

Pemilik UMKM Sambel Uleg IQ menyampaikan apresiasinya atas pendampingan tersebut.

“Pendampingan dari mahasiswa KKN UNDIP sangat membantu usaha kami. Branding menjadi lebih tertata, pemasaran mulai diarahkan ke digital, dan tempat produksi kini lebih rapi dan efisien. Kami jadi lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha ke depan,” ungkapnya.

Baca juga:  Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026 ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap UMKM Sambel Uleg IQ dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat sebagai bagian dari penggerak ekonomi lokal Desa Sukorejo.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA