Tingkatkan Nilai Tambah Perikanan, KKN UPGRIS Gelar Sosialisasi Marinasi Lele di Semampir

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Jan 2026 19:45 61 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 04 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan marinasi lele bersama ibu-ibu Desa Semampir, Kabupaten Pati, (31/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan agar memiliki nilai tambah secara ekonomi.

Sosialisasi yang digelar di salah satu fasilitas umum desa tersebut diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai RT di Desa Semampir.

Mahasiswa KKN menghadirkan pelatihan ini sebagai respons terhadap potensi lokal yang dimiliki desa, di mana lele menjadi salah satu komoditas yang cukup mudah diperoleh dan banyak dibudidayakan di wilayah sekitar.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya inovasi dalam pengolahan hasil perikanan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Pamerkan Inovasi UMKM dari Sisa Jamur Tiram Menjadi Kaldu Jamur di Expo HUT Kecamatan Tuntang

Mahasiswa menjelaskan bahwa proses marinasi merupakan teknik perendaman ikan dengan bumbu tertentu sebelum diolah atau disimpan, yang bertujuan untuk meningkatkan cita rasa sekaligus memperpanjang daya simpan.

Melalui teknik yang tepat, lele tidak hanya dikonsumsi secara langsung, tetapi juga dapat diolah menjadi produk siap masak yang lebih praktis dan bernilai jual.

Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal.

Dengan keterampilan pengolahan yang lebih variatif, ibu-ibu diharapkan mampu mengembangkan produk olahan lele sebagai peluang usaha rumahan.

Baca juga:  Mahasiswa Akuakultur Undip Sosialisasikan Pentingnya Konsumsi Ikan Lokal Murah untuk Mencegah Stunting pada Anak

Selain itu, inovasi pengolahan pangan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan marinasi lele.

Mahasiswa KKN menghadirkan seorang narasumber untuk mendemonstrasikan setiap tahapan proses secara runtut, mulai dari teknik pembersihan ikan yang benar, pencampuran bumbu marinasi, proses perendaman, hingga metode penyimpanan agar lebih tahan lama dengan teknik pengemasan vakum.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertanya mengenai komposisi bumbu, teknik penyimpanan, serta potensi pemasaran produk marinasi lele.

Diskusi juga berkembang pada peluang pengemasan yang menarik agar produk memiliki daya saing di pasaran.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 Laksanakan Program Bimbingan Belajar Bersama Anak-Anak Sekitar Posko

Mahasiswa turut memberikan masukan terkait strategi pemasaran sederhana, termasuk pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.

Sebagai output kegiatan, ibu-ibu Desa Semampir berhasil memproduksi lele marinasi dengan cita rasa yang telah disesuaikan melalui praktik bersama.

Peserta juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru terkait teknik pengolahan yang higienis dan bernilai tambah.

Selain itu, kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman mengenai potensi usaha berbasis rumah tangga yang dapat dikembangkan dari komoditas lokal.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi desa.

Inovasi sederhana seperti marinasi lele diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan keterampilan, kreativitas, serta kesejahteraan ekonomi keluarga di Desa Semampir.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA