Tingkatkan Nilai Tambah Perikanan, KKN UPGRIS Gelar Sosialisasi Marinasi Lele di Semampir

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 04 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan marinasi lele bersama ibu-ibu Desa Semampir, Kabupaten Pati, (31/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan agar memiliki nilai tambah secara ekonomi.

Sosialisasi yang digelar di salah satu fasilitas umum desa tersebut diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai RT di Desa Semampir.

Mahasiswa KKN menghadirkan pelatihan ini sebagai respons terhadap potensi lokal yang dimiliki desa, di mana lele menjadi salah satu komoditas yang cukup mudah diperoleh dan banyak dibudidayakan di wilayah sekitar.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya inovasi dalam pengolahan hasil perikanan.

Baca juga:  Pendampingan Wisata di Dusun Lerep oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang

Mahasiswa menjelaskan bahwa proses marinasi merupakan teknik perendaman ikan dengan bumbu tertentu sebelum diolah atau disimpan, yang bertujuan untuk meningkatkan cita rasa sekaligus memperpanjang daya simpan.

Melalui teknik yang tepat, lele tidak hanya dikonsumsi secara langsung, tetapi juga dapat diolah menjadi produk siap masak yang lebih praktis dan bernilai jual.

Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal.

Dengan keterampilan pengolahan yang lebih variatif, ibu-ibu diharapkan mampu mengembangkan produk olahan lele sebagai peluang usaha rumahan.

Selain itu, inovasi pengolahan pangan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Baca juga:  Insiden ATR di Sulsel, DPR Dorong Perbaikan Sistem demi Keselamatan Penumpang

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan marinasi lele.

Mahasiswa KKN menghadirkan seorang narasumber untuk mendemonstrasikan setiap tahapan proses secara runtut, mulai dari teknik pembersihan ikan yang benar, pencampuran bumbu marinasi, proses perendaman, hingga metode penyimpanan agar lebih tahan lama dengan teknik pengemasan vakum.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertanya mengenai komposisi bumbu, teknik penyimpanan, serta potensi pemasaran produk marinasi lele.

Diskusi juga berkembang pada peluang pengemasan yang menarik agar produk memiliki daya saing di pasaran.

Mahasiswa turut memberikan masukan terkait strategi pemasaran sederhana, termasuk pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Ikut Sukseskan Posyandu Lansia dan Balita Mawar 3 di Desa Watuagung

Sebagai output kegiatan, ibu-ibu Desa Semampir berhasil memproduksi lele marinasi dengan cita rasa yang telah disesuaikan melalui praktik bersama.

Peserta juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru terkait teknik pengolahan yang higienis dan bernilai tambah.

Selain itu, kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman mengenai potensi usaha berbasis rumah tangga yang dapat dikembangkan dari komoditas lokal.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi desa.

Inovasi sederhana seperti marinasi lele diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan keterampilan, kreativitas, serta kesejahteraan ekonomi keluarga di Desa Semampir.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip Ciptakan Inovasi Display Bookflix dan Program Donasi Buku di Perpustakaan FSM Undip
PTKI Kemenag Dorong Transparansi PTKIN, Targetkan Seluruh Kampus Informatif pada 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag dan DPR Ajak Umat Jaga Persatuan
Mahasiswa KKN UPGRIS Gaungkan SAFE-IN di Desa Leyangan, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bahaya Kebakaran
Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema Upah, Masa Kontrak yang Perlu Anda Ketahui
Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Tanah Bergerak
Dukung Gerakan Pilah Sampah, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik Cair di RT 04 RW 05 Palebon
Rakerda PD Salimah Kendal Fokus pada Penguatan Program dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:02 WIB

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip Ciptakan Inovasi Display Bookflix dan Program Donasi Buku di Perpustakaan FSM Undip

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:55 WIB

PTKI Kemenag Dorong Transparansi PTKIN, Targetkan Seluruh Kampus Informatif pada 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag dan DPR Ajak Umat Jaga Persatuan

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:29 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema Upah, Masa Kontrak yang Perlu Anda Ketahui

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:18 WIB

Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Tanah Bergerak

Berita Terbaru