Mahasiswa KKN UPGRIS Laksanakan Mapping Risiko Lingkungan Rawan Banjir di Desa Semampir

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 04 melaksanakan kegiatan mapping risiko lingkungan rawan banjir di Desa Semampir.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya identifikasi wilayah yang berpotensi terdampak banjir guna mendukung perencanaan mitigasi bencana berbasis data di tingkat desa.

Kegiatan mapping risiko lingkungan rawan banjir tersebut dilaksanakan di sejumlah titik wilayah Desa Semampir yang selama ini kerap mengalami genangan air saat musim hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 bersama warga RW 01 dan didukung oleh pemerintah desa.

Pelaksanaan kegiatan ini turut dihadiri oleh perangkat desa, di antaranya Kepala Desa Semampir Parmono, S.H., Ketua RW 01 Sumadi, serta Ketua RT 03 Nasikin, yang memberikan arahan dan informasi terkait kondisi lingkungan serta riwayat banjir di wilayah setempat.

Baca juga:  Belajar Seni Batik, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Buat Motif Logo Posko dan Kampus di Sanggar Batik Linggo

Kepala Desa Semampir, Parmono, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UPGRIS.

Ia menyatakan bahwa program mapping risiko lingkungan rawan banjir ini sangat bermanfaat bagi desa karena dapat membantu pemerintah desa dalam memperoleh data yang lebih akurat terkait wilayah rawan banjir.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena hasil pemetaan yang dilakukan mahasiswa dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan penanganan dan mitigasi banjir di Desa Semampir ke depannya. Harapannya, data ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana,” ujarnya.

Baca juga:  Program Dokter Spesialis Keliling Jawa Tengah Tuai Apresiasi, Wamenkes: Layak Jadi Program Nasional

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bersama warga melakukan pendataan dan pemetaan secara langsung di lapangan, meliputi identifikasi titik rawan genangan banjir, kondisi saluran drainase, kontur wilayah, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi memengaruhi aliran air.

Proses mapping dilakukan melalui observasi, pencatatan, dan diskusi dengan warga setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi lingkungan Desa Semampir secara menyeluruh, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko banjir, serta menjadi dasar penyusunan rekomendasi mitigasi dan penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Adapun output kegiatan yang dihasilkan antara lain peta risiko lingkungan rawan banjir Desa Semampir, data titik-titik rawan genangan dan penyumbatan saluran air, dokumentasi lapangan, serta rekomendasi awal terkait upaya pencegahan dan penanggulangan banjir yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan masyarakat.

Baca juga:  PT Pelindo Sinergi Lokaseva Lestarikan Budaya Inovasi untuk Perkuat Kinerja Berkelanjutan Lewat Program SPRINT

Melalui kegiatan mapping risiko ini, diharapkan Desa Semampir memiliki data pendukung yang akurat sebagai dasar perencanaan penataan lingkungan dan pengurangan risiko bencana banjir di masa mendatang, sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:03 WIB

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terbaru