Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 04 bersama warga RW 01 Desa Semampir melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan area terdampak banjir.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya pemulihan lingkungan pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.
Kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan di lingkungan RW 01 Desa Semampir dengan melibatkan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perangkat desa, di antaranya Kepala Desa Semampir, Parmono, S.H., Ketua RW 01 Sumadi, serta Ketua RT 03 Nasikin, yang memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan.
Kerja bakti dilaksanakan dengan membersihkan genangan air dan lumpur yang masih tersisa di sekitar permukiman warga akibat banjir.
Mahasiswa dan warga bergotong royong membersihkan jalan lingkungan, selokan, serta halaman rumah warga agar kondisi lingkungan kembali bersih dan aman untuk beraktivitas.
Kepala Desa Semampir, Parmono, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan aktif mahasiswa KKN UPGRIS dalam kegiatan kerja bakti tersebut.
Ia menuturkan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam mempercepat pemulihan kondisi lingkungan pascabanjir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS yang telah berinisiatif dan berkontribusi langsung bersama warga. Kegiatan ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan kebersihan lingkungan, mencegah munculnya penyakit pascabanjir, serta mempererat kerja sama dan kepedulian sosial antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Semampir.
Senada dengan hal tersebut, Ketua RW 01 Sumadi menyatakan bahwa kerja bakti ini memberikan dampak positif bagi warga setempat.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan pascabanjir.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta kerja bakti menggunakan berbagai peralatan, antara lain sekop, cangkul, gerobak sorong, linggis, dan serok, guna mempercepat proses pembersihan lumpur dan sisa material banjir.
Adapun output kegiatan yang dihasilkan dari kerja bakti ini meliputi lingkungan RW 01 yang lebih bersih dan terbebas dari genangan air serta lumpur, saluran air yang kembali berfungsi dengan baik, meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya kebersihan lingkungan, serta terjalinnya hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 04 dengan masyarakat dan perangkat Desa Semampir.
Kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi langkah awal dalam upaya pemulihan pascabanjir di Desa Semampir.
Editor : Murni A















