Prabowo Kunjungi Inggris dan Swiss, Bahas Kerja Sama Strategis hingga Hadiri WEF Davos

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan kenegaraan ke Eropa dengan agenda penting di Inggris dan Swiss.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia untuk memperkuat posisi di kancah global, baik dalam hubungan bilateral maupun forum internasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo bertolak pada Minggu, 18 Januari 2026, melalui Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Lawatan tersebut mencakup sejumlah pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin negara dan tokoh ekonomi dunia.

“Pada hari Minggu siang ini, 18 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss untuk menghadiri beberapa pertemuan,” ujar Teddy melalui keterangan resmi di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Minggu (18/1/2026).

Baca juga:  Kemendikdasmen Dorong Kolaborasi Industri untuk Tingkatkan Kompetensi Instruktur Kursus dan Pelatihan

Selama berada di Inggris, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Pertemuan ini diperkirakan membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara, terutama di bidang ekonomi, pertahanan, serta isu global yang menjadi kepentingan bersama.

Selain itu, Presiden Prabowo juga akan mengadakan audiensi dengan Raja Charles III.

Pertemuan tersebut dinilai memiliki makna simbolik dan diplomatik yang penting dalam mempererat hubungan historis Indonesia–Inggris.

Usai agenda di Inggris, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos.

Baca juga:  BMKG Percepat Sistem Peringatan Dini Gempa dan Tsunami Hanya Tiga Menit, Indonesia Masuki Era Mitigasi Cepat

Forum ekonomi tingkat dunia ini mempertemukan para kepala negara, pemimpin pemerintahan, hingga pelaku bisnis global.

Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Presiden Prabowo akan menjadi salah satu pembicara utama dalam forum tersebut.

“Di Davos, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum yang dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta,” ungkapnya.

Tidak hanya menghadiri forum, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menggelar dialog strategis dengan para CEO perusahaan terkemuka dunia.

Pertemuan ini membuka peluang investasi dan kerja sama baru, sekaligus menjadi ajang untuk mempromosikan potensi Indonesia di sektor industri, energi, dan transformasi ekonomi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler Posko 16 UIN Walisongo Semarang Melakukan Kunjungan UMKM Desa Karangmanggis

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru