Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya memperkuat tata kelola kehutanan berkelanjutan terus didorong Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Salah satu langkah strategis terbaru dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Pertamina dalam optimalisasi Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK).

Kolaborasi tersebut dijalankan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kemenhut dan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta.

Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan kehutanan, pelestarian lingkungan, hingga penguatan pengabdian kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan yang kian kompleks, mulai dari degradasi lingkungan, perubahan iklim, hingga meningkatnya risiko bencana ekologis.

Baca juga:  ZaWa Fun Walk 2025 Hadirkan Bantuan, Beasiswa, dan Expo UMKM Berbasis Wakaf

Dalam kerja sama tersebut, BP2SDM menyiapkan sejumlah lokasi KHDTK yang akan dikembangkan secara terpadu.

Kawasan ini tidak hanya difungsikan sebagai ruang pendidikan dan pelatihan, tetapi juga sebagai laboratorium lapangan bagi penerapan kebijakan kehutanan berkelanjutan.

Pengembangan KHDTK akan difokuskan pada rehabilitasi lahan kritis, peningkatan kapasitas masyarakat sekitar hutan, serta integrasi program ketahanan pangan dan energi berbasis kehutanan.

Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat setempat.

KHDTK sendiri selama ini dikenal sebagai kawasan hutan yang memiliki fungsi khusus untuk pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 31 Hidupkan Budaya Literasi Lewat Lapak Baca

Melalui kolaborasi lintas sektor, perannya kini diperluas menjadi motor penggerak pengelolaan hutan yang lebih adaptif.

Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan perubahan paradigma dalam kebijakan kehutanan nasional.

Menurutnya, pengelolaan hutan ke depan tidak lagi bersifat reaktif, melainkan harus mengedepankan pencegahan dan ketangguhan terhadap risiko bencana.

“Kebijakan kehutanan saat ini menuntut perubahan paradigma dari pengelolaan reaktif menjadi preventif, adaptif, dan resilien terhadap risiko bencana,” ujar Rohmat dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).

Ia menambahkan, optimalisasi KHDTK diharapkan mampu menekan potensi bencana ekologis, khususnya bencana hidrometeorologi yang kerap dipicu oleh kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Program GASPOL untuk Penggunaan Gadget Sehat di SDN Leyangan

Lebih jauh, Rohmat menyebut KHDTK akan diarahkan menjadi center of excellence dalam pengembangan sumber daya manusia kehutanan.

Kawasan ini juga diharapkan menjadi model penerapan teknologi, inovasi, dan kebijakan kehutanan yang berkelanjutan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Siswa Difabel Tampil Percaya Diri di D’Modifest 2026 Semarang, Panggung Inklusif yang Menggetarkan Hati
ASN Turun Tangan Bersihkan Kantor, Gerakan Jateng ASRI Kian Nyata di Jalan Pahlawan Semarang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Senin, 2 Maret 2026 - 06:21 WIB

PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:25 WIB

Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Berita Terbaru