Jatengvox.com – Kemajuan teknologi digital telah membuat arus informasi bergerak sangat cepat. Berbagai berita dan konten dapat diakses hanya dalam hitungan detik melalui internet dan media sosial.
Kondisi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan tantangan baru, terutama terkait penyebaran informasi yang tidak akurat atau menyesatkan.
Literasi media digital menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki masyarakat saat ini.
Literasi media tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengakses informasi, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi secara kritis.
Dengan literasi yang baik, masyarakat dapat membedakan antara informasi yang benar dan hoaks.
Di era digital, siapa pun dapat menjadi produsen informasi. Media sosial memungkinkan pengguna untuk membagikan berita, opini, atau konten lainnya tanpa melalui proses verifikasi yang ketat.
Akibatnya, informasi yang beredar sering kali bercampur antara fakta dan opini pribadi. Tanpa kemampuan literasi media, masyarakat rentan terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
Pentingnya literasi media digital juga berkaitan dengan etika dalam bermedia. Pengguna media digital perlu memahami tanggung jawab dalam menyebarkan informasi agar tidak merugikan pihak lain.
Sikap bijak dalam menggunakan media sosial dapat membantu menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.
Upaya meningkatkan literasi media digital perlu melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga media massa.
Edukasi literasi media dapat dilakukan melalui kurikulum pendidikan, kampanye publik, serta penyediaan konten edukatif di media digital.
Dengan meningkatnya literasi media digital, masyarakat diharapkan mampu menjadi konsumen informasi yang cerdas dan bertanggung jawab.
Hal ini penting untuk menjaga kualitas ruang informasi di tengah derasnya arus komunikasi digital.
Oleh: Frisyabilillah
Editor : Murni A













